Pandangan DD Travel Terkait Penangguhan Jamaah Umrah Indonesia

kbknews.id, Jakarta – Kerajaan Arab Saudi memutuskan untuk menangguhkan pelayanan umrah bagi beberapa negara termasuk Indonesia terkait antisipasi virus covid-19 di dunia.

Group head PT. Raudha Rahma Abadi (Dompet Dhuafa Travel), Yudha Abadi menjelaskan kebijakan penghentian sementara jamaah umrah Indonesia harus diantisipasi secara luas.

“Epidemic ini haruslah diantisipasi secara luas, karena bukan hanya biro travel umrah dan haji saja yang terdampak, sport juga. Olimpiade Tokyo terancam batal, satu kota di Korea ditutup, seluruh perjalanan terbatas,” ucapnya ketika dihubungi kbknews, Jumat (28/2).

Yudha menambahkan, dengan kejadian seperti itu harus dilihat secara lebih makro agar terstandar dari keamanannya.

Lebih lanjut dikatakan Yudha, jamaah yang terancam berangkat dari DD Travel di bulan Maret ada 9 jamaah.

Dan ada 15 jamaah di bulan April yang juga gagal berangkat ke tanah suci untuk umrah.

Dihubungi secara terpisah, Direktur Operasional DDT, Asyam Sukendar mengatakan memang para jamaah secara umum sempat kecewa, namun setelah diberikan penjelasan yang detil mereka (jamaah)bisa terima.

“Karena secara teknis semua sudah dipersiapkan oleh travel dan juga terkait kondisi wabah corona dan efeknya serta pemberitahuan pihak kerajaan Saudi, asosiasi, dan Konsulat Jenderal RI,” ucap Asyam.

Advertisement