Dari mereka yang tertular COVID-19, penyakit yang disebabkan oleh virus, dua dalam kondisi serius dan 12 dianggap sedang. 195 lainnya memiliki gejala ringan dan empat telah pulih dari penyakit, yang memiliki gejala termasuk demam dan kesulitan bernafas. Di antara mereka yang terinfeksi adalah 18 pekerja medis.
Kementerian itu juga mengatakan bahwa mereka telah melacak sumber infeksi bagi orang ke-29 di negara itu untuk tertular penyakit itu, yang hingga kini telah menjadi misteri. Pria itu diduga terpapar virus dari anggota keluarga yang bersentuuhan dengan pasien COVID-19 terverifikasi lainnya.
Di antara kasus-kasus baru yang diumumkan pada hari Minggu adalah dua anak, seorang anak laki-laki berusia 6 tahun dari sebuah kota dekat Yerusalem dan seorang gadis berusia 2 tahun dari ibukota.
Seorang pekerja laboratorium di Israel tengah di pusat penelitian epidemiologi juga telah terinfeksi, namun dalam kondisi baik dan telah ditempatkan dalam ruang isolasi.
Yang lainnya adalah seorang pria berusia dua puluhan dari Israel tengah yang melakukan kontak dengan turis AS yang terinfeksi, sebelum menghadiri serangkaian pesta liburan Purim di sekitar Tel Aviv dan Kaisarea, termasuk pesta untuk siswa dari Interdisciplinary Center Herzliya (IDC), demikian dilansir Time Of Israel.





