KAPUAS – Di beberapa daerah Kabupaten Kapuas banyak ditemui kasus stunting alias tubuh pendek.
Hal inimenjadi pekerjaan rumah bagi Pemerintah Kabupaten Kapuas untuk menekan angka kasus itu.
Sebanyak 45,2 persen anak di Kabupaten Kapuas mengalami stunting. Jika dibiarkan, hal itu bisa meningkatkan risiko terjadinya penyakit kronis seperti stroke, jantung, diabetes, hipertensi, dan kegemukan.
“Pemda komitmen melalui SKPD akan terus berupaya menyelesaikan ini. Untuk yang belum terjadi akan dilakukan pencegahan, yang sudah terjadi akan ditingkatkan pasokan gizi terutama pada posyandu-posyandu serta terus dilakukan sosialisasi, karena pencegahan itu sangat penting,” kata Sekda Kapuas Rianova, seperti diberitakan JPNN, Kamis (17/3).
Dia juga meminta semua pihak berperan aktif mengatasi masalah itu. “Ke depan kami berharap tidak hanya untuk stanting, tetapi mencakup bidang kesehatan lain,” jelasnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Kapuas Adelina Yunus mengimbau dilakukan peningkatan asupan gizi bagi anak serta dilakukan kampanye secara terpadu.





