
BANJIR rob menggenangi sejumlah kawasan di Jakarta Utara sejak Jumat (5/6), menambah derita warga yang sedang fokus di tengah masa transisi wilayah ibukota menuju tatanan “new normal”.
| Genangan air setinggi 20 sampai 70 cm terjadi di sejumlah wilayah Jakut seperti Kel. Ancol, Pari, Penjaringan, Pluit, Pantai Mutiara dan Tegal Alur sejak Jumat pagi akibat jebolnya tanggul dan pasang laut di sepanjang pesisir Pantai Mutiara malam sebelumnya. |
Sementara Pelabuhan Perikanan Samudra Nizam Zachman, Muara Baru, Kel. Penjarin gan sampai Minggu siang masih terendam akibat naiknya permukaan laut . Genangani air tampak mulai dari pintu masuk pelabuhan dan semakin tinggi, sampai sepinggang orang dewasa di dalam area pelabuhan.
Kompleks perumahan elit di kawasan Pantai Indah Kapuk juga tidak luput dari genangan air sampai sepinggang orang dewasa sehingga mengakibatkan sejumlah kendaraan mewah milik pribadi terendam.
BMKG meminta warga di pesisir utara Jakarta dan sepanjang wilayah pantura di Jawa Tengah untuk mewaspadai potensi gelombang tinggi akibat fase bulan purnama (full moon), pola arus laut dan kombinasi pasang surut laut pada hari-hari mendatang.
Selain astronomi, juga ada faktor meteorologi berupa potensi gelombag tinggi setinggi antara dua hingga empat meter di Laut Jawa akibat hembusan angain kencang berkekuatan sampai 25 knot.
Banjir rob mencuri perhatian warga ibukota di tengah pandemi Covid-19 yang masih terus mengintai pada masa transisi menuju tatanan normal baru sampai akhir Juni nanti.
Waspada dan waspada lah!




