Wayang Justeru Diangkat di Eropa

Musium Rietberg di kota Zurich, Swiss menggelar pameran wayang kulit Jawa dari Juni sampai November, diantaranya koleksi berusia 150 tahun.

DIIRINGI sayup-sayup alunan gamelan dan lamat-lamat suara sinden di tengah panggung yang meredup, berkelebat bayangan Gatotkaca, Arjuna dan keempat punakawan, Semar, Gareng, Petruk dan Bagong.

Nuansa seperti itu tidak terjadi di arena pertunjukan wayang di habitat asalnya di Solo, Yogyakarta, Semarang atau kota-kota di Jawa lainnya, tetapi nun jauh di sana, di ruang bawah tanah Smaragd, museum Rietberg, Zurich, Swiss baru-baru ini.

Sekitar 130 wayang kulit dari Jawa dipamerkan di gedung dengan dinding kaca berwarna hijau tosca tersebut, selain sosok Arjuna, ada juga Hanoman dan Wibisana yang merupakan bagian epik Ramayana.

Kurator museum, Eva  Christiane von Reumont yang jebolan doktor Sekolah Tinggi Seni Universitas Bern, Swiss kelahiran Hamburg, Jerman itu mengakui, pada awalnya wayang-wayang terkumpul  dari koleksi pribadi.

Eva yang bertugas mengurusi artefak dari Indonesia dengan spesialisasi restorasi wayang kulit mengungkapkan, pameran terlaksana berkat kerja keras selama dua tahun termasuk mendalaminya di Yogyakarta, Semarang dan Solo selama tiga bulan saat ia sedang hamil tua.

Di ajang premier pameran wayang yang berlangsung selama enam bulan sejak Juni ini ditampilkan wayang berusia 100 sampai 150 tahun, walau disayangkan akibat pandemi Covid-19 pengunjung dibatasi enam orang.

Di Indonesia sendiri, khususnya di wilayah Jawa, seni wayang seolah-olah tercerabut dari akarnya, bahkan di ibukota, Bharata Purwa, satu-satunya gedung wayang tutup karena ditinggalkan penontonnya, begitu pula Sriwedari di Solo, bagaikan kerapak tumbuh di batu, hidup segan mati tak mau.

Wayang masih tersisa diminati oleh sebagian kaum lansia di Jawa, sementara generasi milenial banyak yang tidak mengenalinya karena lebih menggandrungi seni impor seperti grup musik K-pop, serial drama  Korea atau musik-musik Barat. (Kompas/NS)

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Advertisement