SOLOK SELATAN – Dompet Dhuafa Cabang Singgalang menyalurkan satu kursi roda untuk Jaisin (85), nenek kelahiran Singgai-Anggai yang hidup ditengah kemiskinan bersama sang cucu, M. Jusar (46).
Mereka berdua tinggal di sebuah petakan rumah yang beralamat di Gunung Pasie, Lubuk Gadang, Sangir, Solok Selatan, Sumatera Barat, dengan kondisi jauh dari kata layak. Anak-anak Jaisin walaupun sudah tidak tinggal dalam satu rumah bersama Nenek, melainkan dengan keluarganya masing-masing, juga hidup dalam taraf kemiskinan.
“Kadang sesekali anaknya datang menjenguk sang Nenek. Untuk membantu sebisanya”, aku Nasri selaku Tim Komunikasi Dompet Dhuafa Cabang Singgalang, dilansir dompetdhuafa.org.
Selain bantuan dari sang anak, Nenek Jaisin beserta sang cucu, tidak bisa mengharapkan apa-apa kecuali bantuan dari masyarakat sekitar. Sekecil apapun, bantuan yang diberikan sangat berarti bagi sang Nenek. Karena hanya itu yang bisa diandalkan untuk sementara ini.
Mereka memang hanya menunggu uluran tangan dari masyarakat sekitar, dan juga para dermawan.
Bantuan kursi roda dari Dompet Dhuafa mencoba membantu meringankan Nenek Jaisin yang sudah sulit untuk berjalan, karena sebelum diberikannya kursi roda, Nenek Jaisin tidak lagi menggunakan kakinya. Merangkakpun sudah sulit. Alhasil, Nenek Jaisin ketika mencoba bergerak, dan hanya menyeret-nyeret tubuhnya.
Kini, Nenek Jaisin sudah memiliki kursi roda dan tidak kesulitan dalam bergerak, karena sang cucu yang menemani hari-harinya juga lumpuh dan tak berdaya di kursi roda.





