
ASA penduduk dunia terbebas dari pandemi Covid-19 menggumpal setelah salah satu calon vaksin Covid-19 buatan China memulai uji klinis tahap ketiga setelah memperoleh izin dari otoritas kesehatan Brazil.
Kantor Berita Reuters mengabarkan (8/7), calon vaksin yang dikembangkan oleh perusahaan farmasi Sinovac Biotech, China merupakan yang ketiga setelah dua lainnya dilakukan uji klinis pada tahapan yang sama.
Dalam uji klinis tersebut, Sinovac menggandeng produsen vaksin asal Brazil, Instituto Butantan dengan melibatkan sekitar 9.000 tenaga kesehatan profesional di fasilitas khusus Covid-19 di negeri samba itu.
Brazil sampai 9 Juli tercatat sebagai negara tertinggi korban Covid-19 ke-2 dengan jumlah orang terpapar 1.178.196 orang dan meninggal 68.065 orang, di bawah AS yang tertinggi dengan 3.168.952 orang terpapar dan 124.862 orang meninggal.
Presiden Brazil Jair Bolsonaro yang pernyataan-pernyataannya dikenal menganggap remeh ancaman Covid-19 juga dikonfirmasi positif terinfeksi virus tersebut dan saat ini dikabarkan mengonsumsi pil hydrocloroquin yang biasa digunakan mengobati malaria.
Jika pada uji klinis pertama dan kedua yang ditekankan adalah faktor keamanan vaksin yang diuji terhadap kesehatan manusia, pada fase ketiga akan diteliti khasiat atau efikasinya.
Menurut laman Sinovac (13/6) lalu, dari hasil awal uji klinis kedua, calonvaksin sukses menginduksi antibody untuk menetralisasikan 90 persen virus corona (SARS-CoV-2 pemicu Covid-19) setelah 14 hari.
Terhadap 743 relawan disuntikkan calon vaksin dua kali dalam interval dua pekan dan hasilnya tidak satu pun dari mereka yang mengalami efek samping serius.
Uji klinis tahap ke-3 juga dilakukan tehadap calon vaksin yang dikembangkan Oxford University, Inggeris bersama industri farmasi AstraZeneka, satu lagi oleh Grup Farmasi Nasional China (Sinopharm). Perusahaan AS, Moderna juga tidak ketinggalan, melakkan uji klinis sama pada bulan ini.
Sejak Januari 2020
Sinovac yang mulai mengembangkan vaksin Covid-19 sejak Januari lalu berrharap sudah bisa memproduksi sampai 100 juta dosis setahun pada akhir 2020.
WHO sendiri mencatat, sejauh ini ada 19 calon vaksin yang sudah berada dalam berbagai tahapan uji klinis, sementara ratusan lainnya masih dalam tahap pra uji klinis.
Penyebaran Covid-19 yang sudah merambah 213 negara belum ada tanda-tanda mereda, sampai (9/7) , tercatat 192.593 tambahan kasus baru dari hari sebelumnya menjadi 12.134.906 orang terinfeksi, 550.838 orang tewas dan 7.015.474 orang sembuh.
Di Indonesia sendiri, pada hari yang sama, terjadi lonjakan kasus harian tertinggi yakni 1.853 kasus menjadi 66.266 kasus, 3.309 korban meninggal dan 31.585 dinyatakan sembuh
Temuan Vaksin Covid-19 dinanti warga dunia. Siapa juaranya?



