Terkulai saat Masuk Tahun Ajaran Baru

JAKARTA – Memasuki tahun ajaran baru membuat Muliah terkulai lemas di rumah sakit. Usai mendengarkan paparan dari pihak sekolah terkait sejumlah biaya yang mesti disiapkan untuk sang buah hati, tubuh Muliah bergetar hingga ia akhirnya pingsan tak sadarkan diri.

Sebagai pertolongan pertama Ibu berusia 41 tahun itu dilarikan ke puskesmas terdekat, namun karena keterbatasan peralatan, Muliah dirujuk ke RS Rumah Sehat Terpadu di bilangan Parung, Bogor, Jawa Barat.

Setelah diberi tindakan di ruang IGD, Muliah ternyata mesti masuk ruang HCU karena kondisinya mengalami perburukan. Diagnosis sementara Muliah menederita darah tinggi dan struk. Berlatar belakang dari keluarga tak mampu, membuat suami Muliah, Heri Juhaeri (55) tak mampu berbuat banyak.

“Jadi istri saya sebelumnya suka merasa pusing, mual dan kaki ngilu,” ujar pria asal Sukabumi tersebut.

Sebagai pekerja serabutan yang upahnya tak menentu, Heri mengaku hanya bisa pasrah terkait kondisi sang istri. Di hari ke empat perawatan, Muliah tak kunjung sadarkan diri. Tubuhnya lemah dan mesti dibantu perawat. Total tagihan sementara Rp 17,3 juta, sedangkan Estimasi total biaya perawatan Muliah di ruang HCU adalah kurang lebih Rp 84 juta.

Di sisi lain anak semata wayang Muliah juga terancam tak dapat melanjutkan sekolah karena ketiadaan biaya. Kendati demikian di sela-sela menunggu istri tercinta di rumah sakit, Heri Juhaeri juga menyempatkan diri bekerja menjadi buruh atau kuli bangunan untuk menutupi kebutuhan sehari-hari.

Bagi pembaca yang ingin mendonasikan rezekinya untuk kesembuhan Muliah, dapat menyalurkan kebaikan tersebut ke nomor rekening RST di BNI Syariah 0298535912 atas namayayasan Rumah Sehat Terpadu Dompet Dhuafa. untuk konfirmasi donasi dapat menghubungi Humas RST 0877-0992-3187.

Advertisement