JAKARTA –Â Halaqah syariah bulanan Dompet Dhuafa hadir kembali dengan narasumber Dewan Syariah Dompet Dhuafa, KH. Wahfiudin Sakam SE MBA, Rabu (22/7).
Membahas dengan tema memaknasi pensyariatan ibadah Haji dan Kurban, narasumber yang juga menjabat sebagai wakil ketua komisi pendidikan dan kaderisasi MUI Pusat menjelaskan mengenai sejarah awal mula ibadah kurban, hingga haji, dan juga perihal nabi Ibrahim mencari Tuhan.
Ustadz menjelaskan cerita Nabi Ibrahim mencari Tuhan ada di Al Quran surat Anbiya surat 21 ayat 51-70 dan surat Al Anam ayat 64 -74 diperlihatkan kebesaran, kedashyatan tentang kekuatan Allah.
Selain itu, dibahas pula mengenai prosedur awal untuk pergi haji yaitu ihram atau penghaman diri dari yang bersifat keduniaan.
“Solat juga miraj, mendekat kepada Allah, Ihram dulu pengharaman yang bersifat duniawi dengan takbir, kalau haji ihramnya dengan talbiah (labaik),” ungkapnya.
Selain itu ada prosedur akhir yaitu
Proses tahalul, menghalalkan diri dari yang bersifat kedunian.
“Pembebasan diri (lepas) solat dengan salam, umrah tahalul cukur rambut sedangkan ibadah haji melontar jumrah, cukur, tawaf,” ungkap ustadz Wafiudin.





