LOMBOK – Berlokasi di Desa Medana, Kecamatan Tanjung, Kabupaten Lombok Utara, Provinsi Nusa Tenggara Barat, Dompet Dhuafa dan Chevron membangun Puskesmas Pembantu Plus (Pustu Plus).
Proses pembangunan diawali peletakan batu pertama pada akhir September 2019 oleh Bupati Lombok Utara, Kepala Dinas Kesehatan, Sr. VP Corporate Affairs PT. Chevron dan Ketua Yayasan Dompet Dhuafa. Pembangunan Pustu Medana mulai dilaksanakan secara simultan hingga tahap penyediaan fasilitas dan peralatan medis yang siap digunakan.
Wahyu Budiarto, Vice President Chevron, mengatakan bahwa tim Dompet Dhuafa bekerja luar biasa sejak 2018, sejak respons gempa terjadi. Hubungan partnership Chevron dan Dompet Dhuafa pun cukup intensif.
“Pustu ini bagian dari empati kita dari kejadian gempa lalu. Pustu ini jg merupakan kontribusi karyawan, dan oleh perusahaan di gandakan agar matching fund, salah satu cara mengapresiasi kontribusi langsung dan bersama-sama sebagai perusahaan mendukung kemanusiaan,” katanya.
Dalam proses pembangunan, Chevron dan Dompet Dhuafa juga bekerja sama dengan Pemerintah Daerah Kabupaten Lombok Utara sebagai pemangku kepentingan setempat. Agar, prosedur pembangunan sesuai dengan standar dan peraturan yang berlaku sehingga operasional Pustu nantinya dapat dikelola secara optimal dalam pelayanan kesehatan masyarakat.
Sejak Februari 2020, pembangunan sudah selesai 100 persen dikerjakan. Dilengkapi dengan berbagai fasilitas dan peralatan medis beserta penunjangnya sehingga Pustu Medana siap untuk diserahterimakan dan dioperasikan.
Karena terkendala pandemi Covid-19 dan izin acara dari pemerintah, serah terima gedung ini pun baru bisa terealisasi Senin (27/72020). Acara serah terima dilakukan secara daring (online) yang ditayangkan secara live melalui kanal YouTube DD TV sejak pukul 14.00 – 15.30 WITA.
Diikuti oleh Sr. Vice President Corporate Affairs PT. Chevron, Wahyu Budiarto, dan Ketua Yayasan Dompet Dhuafa, Nasyith Madjidi, di Jakarta kepada Bupati Lombok Utara, Najmul Akhyar, dan Kepala Dinas Kesehatan yang hadir di Pustu Medana Lombok Utara. Serta, para pejabat dan instansi lain di lingkungan Kabupaten Lombok Utara beserta unsur masyarakat dengan tetap memerhatikan protokol kesehatan pencegahan Covid-19.
Peresmian ditandai dengan menekan tombol sirine, pemutaran video pembangunan puskesmas, dan penandatanganan serah terima oleh Kepala Dinas dan Bupati (Sekda) Lombok Utara yang disaksikan secara virtual oleh Dompet Dhuafa dan Chevron. Serta, dilanjutkan dengan peninjauan ruangan juga pengecekan alat kesehatan.
“Dalam kesempatan ini, kami bersyukur, menurut laporan tim kami, pembangunan ini lebih cepat dari perkiraan. Hanya lima bulan sejak September 2019. Melalui Pustu Plus ini, fungsi Dompet Dhuafa bersama corporate, mengisi ruang-ruang kosong yang sepatutnya diisi oleh kita di luar program pemerintahan,” kata Ketua Yayasan Dompet Dhuafa, Nasyith Majidi.
Nasyith berharap, Pustu ini bisa memberi manfaat secara maksimal. Dan, bisa segera dimanfaatkan oleh masyarakat, khususnya warga Medana. Pustu Medana memang disiapkan sebagai fasilitas layanan kesehatan tingkat pratama yang melakukan upaya kesehatan dalam bentuk promotif, preventif, dan rehabilitatif.
Fasilitas kesehatan ini merupakan Pustu pertama di Provinsi Nusa Tenggara Barat yang menyediakan layanan dokter, perawat, dan bidan di satu lokasi. Sehingga, memungkinkan pelayanan tersedia 24 jam bila dalam keadaan darurat.
Selain itu, bangunan Pustu dirancang oleh DD Construction dengan struktur yang ramah gempa, mudah diakses bagi penyandang disabilitas dan orang-orang berusia lanjut. Serta, tentunya memerhatikan standar prosedur keselamatan. Oleh karena itu, Pustu ini dinamakan sebagai “Pustu Plus”.
Terdapat fasilitas empat ruang utama, dua kamar pendukung, musala, dan tiga toilet; untuk umum, manula, dan disabilitas. Fasilitas tersebut yakni ruang bersalin, ruang pelayanan KB, ruang pemeriksaan umum, ruang tenaga medis, juga ruang tunggu. Terdapat hand reli di tiap koridor, operasional selama 24 jam. Juga, ada ruang obat untuk meracik dan penyimpanan.
Kepala Dinas Kesehatan Lombok Utara, Lalu Barudin, menambahkan bahwa kantor bupati dan kantor DPRD juga belum terbangun. Masih banyak yang berkantor di kantor sementara.
“Namun, Pustu Plus ini sudah tersedia. Kondisi Pustu Plus yang disediakan desa dibangun di atas lahan 250 meter persegi. Pelayanan secara terpadu Pustu Plus ini merupakan perdana Lombok Utara. Ada program 1 desa 1 dokter, pelayananan terpadu oleh Pustu Plus. Selain umum, ada pelayanan disabilitas dan bersalin,” ujarnya.
Dana pembangunan Pustu ini berasal dari sumbangan para karyawan Chevron yang bekerja di Riau, Kalimantan Timur, dan Jakarta. Melalui insiatif internal yang diberi nama Program Chevron Berbakti, sumbangan yang terkumpul dari karyawan kemudian digandakan dengan jumlah yang sama oleh Perusahaan, atau dikenal dengan skema matching fund.
Pustu Medana ini diharapkan dapat dipergunakan dengan sebaik-baiknya oleh masyarakat dan dikelola dengan baik oleh pemangku kepentingan setempat. Sehingga, manfaat keberadaan Pustu beserta fasilitasnya dapat dirasakan oleh banyak pihak dalam jangka panjang.





