Raja Bahrain Ungkap Alasan Jalin Kerjasama dengan Israel

BAHRAIN – Raja Bahrain memuji kesepakatan normalisasi yang ditandatangani antara negaranya dan Israel di Washington baru-baru ini.

Hamad bin Isa Al Khalifa mengatakan jika penandatanganan deklarasi  mendukung perdamaian adalah langkah bersejarah yang signifikan menuju pencapaian perdamaian komprehensif di Timur Tengah.

“Deklarasi tersebut sejalan dengan visi Bahrain untuk mencapai perdamaian komprehensif sebagai pilihan strategis,” kata Al Khalifa, dilansir Anadolu.

Dia menegaskan kembali sikap teguh Bahrain mengenai perjuangan Palestina dan menegaskan komitmennya untuk mencapai solusi dua negara berdasarkan inisiatif Perdamaian Arab tahun 2002.

Komentar Al Khalifa muncul beberapa hari setelah Israel secara resmi menandatangani perjanjian dengan perwakilan Bahrain dan UEA dalam upacara yang dipimpin oleh Presiden AS Donald Trump di Gedung Putih.

Bahrain menjadi negara Arab keempat yang menjalin hubungan diplomatik dengan Israel setelah Mesir pada 1979, Yordania pada 1994 dan UEA pada Agustus.

Otoritas Palestina yang dipimpin Presiden Mahmoud Abbas dan faksi-faksi perlawanan mengecam perjanjian itu, mengatakan mereka tidak melayani kepentingan Palestina dan mengabaikan hak-hak rakyat Palestina.

Advertisement