AS Kenalkan Resolusi yang Menyebut Perlakuan China Terhadap Uighur sebagai Genosida

Ilustrasi Seorang demonstran yang mengenakan topeng yang dicat dengan warna-warna bendera Turkistan Timur menghadiri protes para pendukung minoritas Muslim Uighur yang sebagian besar Muslim dan nasionalis Turki untuk mengecam perlakuan China terhadap etnis Muslim Uighur selama kematian yang mematikan/ AFP

WASHINGTON – Amerika Serikat menuntut pertanggungjawaban Beijing atas perlakuannya terhadap kaum uighur dan tengah menyiapkan kebijakan yang menyebut perlakuan tersebut sebagai genosida.

Sebuah kelompok bipartisan senator Amerika Serikat telah memperkenalkan resolusi yang bertujuan melabeli pelanggaran China terhadap populasi minoritas Uighur sebagai “genosida”.

Komite Hubungan Luar Negeri Senat menyebutkan bahwa Jim Risch yang bergabung dengan John Cornyn dan Robert Menendez memperkenalkan resolusi itu pada Senin.

“Kebijakan pemerintah China di Xinjiang benar-benar menjijikkan,” kata Risch dalam sebuah pernyataan, dikutip Anadolu.

“Tindakan yang menargetkan Uighur dan minoritas Muslim lainnya merupakan genosida. Kami memperkenalkan resolusi untuk mendefinisikan tindakan mereka sebagai genosida. AS dan negara-negara di seluruh dunia harus tahu tentang apa yang terjadi di Xinjiang,” tambah dia.

Kebijakan Beijing di Xinjiang telah menuai kecaman luas dari kelompok-kelompok hak asasi manusia termasuk Amnesty International dan Human Rights Watch, karena dianggap mengucilkan 12 juta orang Uighur di China, yang sebagian besar adalah Muslim.

 

Advertisement