HELSINKI (KBK) – Perusahaan komunikasi raksasa Finlandia, Nokia, mengumumkan, Rabu (6/4/2016) bahwa pihaknya berencana memangkas sekitar 1.300 pekerjaan di Finlandia pada tahun 2018.
Dalam keterangan persnya Nokia mengatakan, saat ini sudah memulai melakukan negosiasi secara kolektif. Perusahaan ini mempekerjakan sekitar 6.700 pekerja di Finlandia pada akhir 2015.
Disampaikan Nokia, langkah-langkah Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) diambil sebagai bagian dari sinergi dan transformasi program.
Menurut perusahaan, pekerja yang akan di PHK pada bidang-bidang di mana ada tumpang tindih, seperti penelitian dan pengembangan, organisasi penjualan regional, serta fungsi perusahaan.
Nokia tidak mengungkapkan berapa banyak pekerja yang di PHK secara global.
Seperti dilaporkan Xinhua, langkah PHK ini diambil Nokia terkait dengan akan masuknya Alcatel -Lucent mengakuisisi perusahaan tersebut.
Rajeev Suri, CEO Nokia, mengatakan, Nokia membuat komitmen sebesar € 900.000.000 (1,03 miliar dolar AS) untuk bersinergi dengan Alcatel-Lucent.





