Tim SAR DMC Dompet Dhuafa Bantu Pencarian Korban Sriwijaya Air SJ 182

JAKARTA – Tim SAR Disaster Management Center (DMC) Dompet Dhuafa ikut bersama Tim SAR Gabungan Persiapan Operasi Pencarian, Identifikasi dan Evakuasi Korban Jatuhnya Pesawat Sriwijaya Air SJ 812

Menurut Direktur DMC Dompet Dhuafa, Benny, kabar jatuhnya pesawat Sriwijaya Air SJ 182 dengan rute Jakarta-Pontianak sampai ke tim DMC Sabtu (9/1/2021) pukul 17.00 WIB, tim Distater Management Center (DMC) Dompet Dhuafa langsung bersiap dengan personil menuju lokasi guna membantu respon darurat dan evakuasi bersama dengan Basarnas.

Turut serta bersama tim DMC, disiagakan ambulans, barzah (mobil jenazah), relawan dokter, perawat hingga tenaga penyelam dari unit SAR DMC Dompet Dhuafa.

Tepat Pukul 21.00 WIB Tim pertama sudah sampai di Pantai Tanjung Kait dan merapat bersama Tim Basarnas sebagai tim respon cepat titik pencarian utama korban Sriwijaya ini. Hal ini dikarenakan Pantai Tanjung Kait merupakan lokasi terdekat yang dapat diraih untuk melakukan pencarian menggunakan Perahu LCR.

BerikutLaporan Situasi dari Tim Respon Dompet Dhuafa

Respon DMC Dompet Dhuafa

1. Koordinasi dan menggali informasi dari tim basarnas dan media sosial terkait kondisi kecelakaan pesawat sejak pukul.17.00 WIB
2. Briefing untuk persiapan keberangkatan tim SAR DMC DD serta menentukan rencana aksi yang akan dilakukan di lapangan.
3. Pada pukul 20.00 WIB Tim SAR 1 DMC DD bergerak menuju lokasi kejadian (Pantai Tanjung Kait) setelah mendapat arahan dari Dantim Basarnas, disusul oleh tim layanan jenazah (barzah) yang bergerak menuju lokasi pukul. 21.00 WIB.
4. Tim SAR 1 sampai di Pantai Tanjung Kait pukul. 21.30 WIB dan melakukan koordinasi dan arahan untuk Tim SAR 2, medis dan layanan jenazah (barzah).
5. Tim SAR 2, tim medis dan layanan jenazah (barzah) diarahkan oleh Dantim untuk stay di JICT 2 Tanjung Priuk (Posko Induk).
6. Tim layanan jenazah (barzah) sampai di JICT 2 pukul. 23.00 WIB.
7. Tim SAR 1 bersama basarnas dan sar gabungan diarahkan untuk beristirahat di Radar TNI AU untuk melanjutkan kegiatan pencarian esok hari.

Sumber Daya di Lokasi
Armada
– 1 unit Kendaraan taktis
– 1 unit Ambulance
– 2 unit Mobil Jenazah
– 1 unit Perahu LCR

Personil

Tim SAR 1
– Erwandi Saputra (PIC)
– Ridwan Gunawan (SAR)
– Indra Saputra (SAR)
– Desi Edian Sari (infokom)
– Caesar (Driver)

Tim SAR 2
– Abdul Aziz (SAR)
– Adi Sumarna (Logistik dan SAR)
– Daffa (relawan SAR)
– Oki Agus Saputra (infokom)
– Arif Budiman (Driver)

Medis
– dr. Rani (dokter)
– Iwan Abdurrahman (perawat)
– Roby Suryadi (perawat)
– Harpan (perawat)

Layanan Jenazah (Barzah)
– Abdul Qodir Zaelani (barzah)
– Aris Rismayadi (barzah)
– Taufiq Hidayatullah (barzah)
– Hedi Kusmanto (barzah)

Perlengkapan
1. Mesin tempel 25 pk
2. Pelampung 5
3. Dayung 4
4. Tali lempar 1
5. Helm. 5
6. Pompa 2
7. Tali Kernmantle 1
8. Kantong jenazah
9. Masker 1 box
10. Latek 1 box
11. Hazmat 5 pcs
12.Hand sanitizer 2

Perlengkapan Selam
2 unit :
– Gauge
– Wet suit
– BCD
– Regulator
– Oxygen tank
– Weight belt
– Fins
– Dive google

Advertisement