Pengungsi Kembali Bentrok dengan Petugas Keamanani di Macedonia

Pengungsi rusuh dengan polisi Makedonia. Foto: Al Jazeera

SKOPJE—Pengungsi kembali terlibat bentrokan fisik dengan petugas keamanan Macedonia. Dilaporkan, sedikitnya 23 petugas keamanan terluka pada insiden yang terjadi Ahad (10/4) kemarin.

Bentrokan terjadi karena pengungsi yang berada di perbatasan Yunani-Macedonia terus mencoba melintasi batas kedua negara. Bentrokan pun tak terhindarkan. Demikian dilaporkan Kementerian Dalam Negeri Makedonia seperti disitat Xinhua, Senin (11/4/2016).

Kementerian tersebut mengonfirmasi ada 14 polisi dan 9 tentara yang mengalami luka-luka. Selain itu, 3 kendaraan polisi, 5 kendaraan militer dan sejumlah perlengkapan polisi yang rusak.

Para pengungsi yang mendiami kamp Idomeni di Yunani itu melempari batu dan benda lainnya ke arah petugas keamanan. “Menurut perkiraan awal, sekitar 3.000 migran terlibat dalam serangan yang terjadi di perbatasan,” demikian pernyataan pers dari Kementerian Dalam Negeri.

Dalam pernyataan itu, polisi menjelaskan, sedikitnya terjadi dua kali serangan selama Ahad kemarin. Pasukan keamanan menggunakan gas air mata dan meriam air untuk menghentikan aksi itu. K

Advertisement