Tinggal 12 Negara Belum Tersentuh Covid-19

Sepuluh dari 12 negeri yang masih terbebas dari Covid-19 terletak di Samudra Pasifik kecuali Turkmenistan dan Korea Utara di benua Asia.

SEJAK terdeteksi pertama kali di Kota Wuhan, medio Desember 2019, lalu menyebar cepat menjadi pandemi global, kini tinggal tersisa 12 negara yang belum tersentuh virus SARS-CoV-2 penyebab Covid-19.

Sampai Kamis (4/2) tercatat lebih 2,2 juta warga dunia di 187 negara yang tewas disengat Covid-19 dan sekitar 1,3 juta yang terpapar, sementara di Indonesia sekitar 30.000 orang tewas dan 1,1  juta lebih terpapar.

Dari 12 negara yang warganya masih belum tersentuh Covid-19 terletak di kawasan Samudera Pasifik yang tidak memiliki akses penerbangan atau dengan frekuensi penerbangan yang relatif sedikit.

Selain dengan jumlah penduduk paling banyak 113.000 jiwa, negeri-negeri pulau tersebut juga memberlakukan kebijakan lockdown cukup ketat, terutama mencegah turis asing masuk ke wilayah garis pantai mereka saat pandemi Covid-19.

Cook Island dengan 15 pulau yang berpenduduk  hanya 17.000 jiwa sejauh ini belum melaporkan adanya kasus Covid-19 sejak virus corona merebak, lalu Tuvalu dengan penduduk 11.500 jiwa, Tonga yang memiliki 169 pulau kecil, 36 diantaranya berpenduduk, total 104.000 jiwa.

Negara berikutnya Pitcairn Islands di Samudra Pasifik dengan empat pulau berpenduduk hanya 70-an orang, Palau, negara kepulauan dekat Papua Barat dengan penduduk 17.900 jiwa, Niue dengan populasi  1.624 jiwa, Nauru 12.700 jiwa,  Kiribati 116.000 jiwa, Tokelau 1.411 jiwa  dan  Micronesia sekitar 113.000 jiwa.

Sementara itu Turkmenistan satua-satunya negara di benua Asia,  tepatnya di Asia Tengah berpenduduk lima juta jiwa yang belum melaporkan adanya kasus-kasus Covid-19.

Korea Utara juga melaporkan nihil kasus Covid-19 walau diragukan  kebenarannya oleh sejumlah analisis, mengingat negara itu berbatasan dengan China dan Korea Selatan yang ckup banyak korbannya.

Rezim Korut yang tertutup di bawah Presiden Kim Jong Un juga menimbulkan tanda tanya karena mereka bersedia menerima pasokan vaksin yang diberikan oleh aliansi vaksin global.

 

 

Advertisement