NGANJUK – Lima dari sisa enam korban tanah longsor di Desa Ngetos Kabupaten Nganjuk Provinsi Jawa Timur sudah ditemukan petugas gabungan.
Kepala Basarnas Jatim Hari Adi Purnomo di Nganjuk Kamis mengemukakan pencarian keenam korban itu diawali dari anjing pelacak yang diterjunkan terlebih dahulu.
Ia mengatakan operator eskavator juga langsung menuju ke lokasi yang berhasil dilacak anjing pelacak tersebut. Seluruh titik baik di sektor A dan sektor B digali dengan eksavator dan ditemukan ada lima jenazah.
“Hari ini ditemukan lima korban, satu di sektor B dan empat di sektor A. Dari hasil autopsi, tiga laki-laki dan dua perempuan, ada yang dewasa ada yang anak-anak,” kata dia, dikutip Antara.





