Zona Merah Corona di Indonesia Sisa 12 Wilayah, DKI Jakarta dan Jabar Tidak Termasuk

JAKARTA – Satuan Tugas Penanganan COVID-19 menyatakan peta zonasi risiko terkini menunjukkan sebagian besar wilayah di Indonesia berzona Oranye atau memiliki risiko sedang.

Koordinator Tim Pakar dan Juru Bicara Pemerintah untuk penanganan COVID-19 Wiku Adisasmito mengatakan per tanggal 28 Februari 2021 bahwa jumlah zona Oranye di Indonesia  ada 277 kabupaten/kota atau lebih dari 50 persen dari total 514 kabupaten/kota.

Meski daerah zona Oranye mendominasi, peta sebaran wilayah berzona merah mengalami penurunan. Berdasarkan data Satgas COVID-19 kini hanya tersisa 12 wilayah di Indonesia yang masih berada di zona merah yang sebelumnya ada 16 kabupaten-kota.

Adapun 12 wilayah zona merah itu didominasi kab/kota di Jawa Tengah seperti Wonogiri, Wonosobo, Cilacap, Kota Surakarta, Banyumas, dan Rembang, serta Bantul di Yogyakarta.

Kemudian Bali menyumbang tiga daerah yang masih berada di zona merah yakni Badung, Kota Denpasar, dan Tabanan. Sementara sisanya ada di Nusa Tenggara Timur seperti di Kupang dan Kota Kupang.

DKI Jakarta dan Jawa Barat yang biasanya menjadi wilayah penyumbang angka terbanyak selain Jateng dan Jatim, justru kini nihil zona merah. Adapun zona kuning mencapai 211 kabupaten/kota.

“Bahwa zona Oranye bukan zona risiko yang aman, mohon kepada masyarakat daerah dan masyarakatnya untuk tidak berpuas diri hanya dengan tidak berada di zona merah,” kata dia.

 

Advertisement