Kadinkes Riau: Posko Dampak Bencana Asap Masih Belum Layak

Ilustrasi/OkeTimes

PEKANBARU- Kondisi pos pelayanan dampak bencana asap yang diberikan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau masih kurang layak. Fasilitas,dokter maupun perawat bekerja melayani masyarakat saat terjadi Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Provinsi Riau masih belum memedai. Hal tersebut diakui oleh Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Riau, Andra Sjafril.

“Jujur saja, dokter ini sudah bekerja 24 jam, namun sayangnya kondisi pos masih tidak layak,” kata Andra seperti diberitakan utusanriau.co, Kamis (14/4/2016).

Dikatakannya, kondisi seperti ini yang memberatkan Dinkes untuk memberikan izin pekerjanya membantu di lapangan.

“Maka itu, saya sedikit keberatan kalau dokter dan perawat yang ada untuk turun ke posko-posko tersebut,” tambahnya.

Dirinya berharap pemerintah segera memetakan tempat pelayanan kesehatan bukan hanya pada masyarakat, namun juga untuk para pekerja yang bertugas melayani masyarakat.

“Nantinya ada tempat yang lebih layak seperti gedung, agar mereka bisa bekerja dengan lebih baik,” ujarnya.

Andra menambahkan setidaknya terdapat delapan pos telah disiapkan saat Pemerintah Provinsi Riau menyatakan siaga darurat bencana asap, yakni ada di Purna MTQ, Alam Mayang, Lembaga Adat Melayu, Bandara, serta ada juga lima ambulan keliling dibeberapa Kabupaten/Kota.

Advertisement