Chile: Perlu Vaksin Dosis Ketiga

Pemerintah Chile mewacanakan pemberian vaksin dosis ketiga untuk membentengi warganya dari keganasan Covid-19. Sekitar 1,5 juta warga Chile terpapar Covid-19, 30.000-an diantaranya meninggal.

OTORITAS kesehatan Chile sedang mengkaji kemungkinan pemberian vaksin dosis ketiga guna membentengi warganya dari keganasan amukan Covid-19.

Menurut catatan, vaksin yang direkomendasikan Badan Kesehatan Dunia (WHO) seperti Sinovac, Sinopharm dan Cansino Biologics (China), AstraZeneca (Inggeris), Pfizer-BioNTek (AS-Jerman) dan Moderna (AS) diberikan dua dosis tiap orang dengan interval 14 hari atau 28 hari untuk lansia, kecuali Johnson & Johnson dosis tunggal.

Penyuntikan tiga dosis vaksin diharapkan akan meningkatkan kekebalan tubuh melawan mutasi baru virus corona yakni varian Delta asal India (B1.617.2) yang menyebar lebih cepat dari virus aslinya (SARS-CoV-2).

Varian Delta sejauh ini sudah menyebar di 80 negara di dunia dan juga diperkirakakan telah memberikan kontribusi terjadinya lonjakan penyebaran Covid-19 di Indonesia dalam beberapa pekan terakhir ini.

“Kami sedang meneliti bukti-bukti ilmiah terkait daya tahan tubuh manusia sehingga nanti bisa diputuskan, perlu tidaknya penyuntikan dosis ketiga, “ ujar Presiden Chile Sebastian Pinera (22/6).

Sejauh ini, 78 persen dari total sekitar 15 juta penduduk Chile sudah menerima suntikan vaksin, 61 persen diantaranya sudah lengkap (dua dosis) vaksin Sinovac, Pfizer, Cansino Biologics atau AstraZeneca.

Lonjakan kasus Covid-19 di Chile terjadi lagi sejak Mei lalu, diduga akibat pelonggaran prokes terlalu dini setelah sebagian warga disuntik vaksin dosis kedua.

Pasca pembukaan taman-taman, pusat wisata dan angkutan umum, terjadi lonjakan pertambahan kasus harian Covid-19 menjadi rata-rata 7.000 kasus, bahkan pernah mencapai 8.600 kasus.

Akibatnya, RS rujukan penuh, sementara nakes berguguran sehingga jika lonjakan penyebaran Covid-19 tidak bisa ditahan, dikhawatirkan pelayanan kesehatan bakal ambruk. Menurut catatan, sekitar 1,5 juta warga Chile terpapar Covid-19, dengan angka kematian sekitar 30.000 orang.

Yang sedang dihadapi Chile, mirip dengan yang terjadi di Indonesia, mungkin juga di  sejumlah negara lainnya, walau di Indonesia belum ada wacana penyuntikan vaksin tiga dosis. (Reuters/ns)

 

 

 

 

 

 

 

 

Advertisement