
JAKARTA – Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan sebanyak 13 tenaga kesehatan di DKI Jakarta meninggal dunia akibat virus corona (codid-19) dalam tujuh hari terakhir.
“Jakarta sudah menyaksikan. Bulan Juli saja per tanggal 7, per 7 hari, 13 tenaga medis meninggal di Jakarta. Dan mereka sudah divaksin,” ucap Anies dikutip dari CNNIndonesia TV, Rabu (7/7/2021).
Anies mengatakan lonjakan kasus kematian pada nakes dipengaruhi oleh varian mutasi virus Corona di DKI Jakarta. Varian tersebut masuk ke dalam variant of concern atau varian yang diwaspadai Badan Kesehatan Dunia (WHO). Mereka di antaranya yakni B117 Alfa, B1351 Beta, dan B1617 Delta.
Anies mengatakan, saat ini Indonesia, khususnya Jakarta menghadapi situasi pandemi yang serius. Ia menyebut semua pihak harus berkontribusi dalam mengurangi percepatan laju penularan covid-19.
“Kita sedang berhadapan dengan situasi extraordinary. Tinggal di rumah. Selamatkan diri anda keluarga anda dan selamatkan bekerja untuk anda,” kata Anies.




