Banjir Bandang dan Longsor Terjang Belasan Desa di Trenggalek

Ilustrasi Desa Nelemadika, Kec. Ile Bolang, Kab. Flores Timur rata dengan tanah diterjang banjir bandang dan longsor (4/4). Lebih 150 orang tewas akibat bencana banajir bandang, longsor dan Topan Seroja yang melanda NTB (2/4) dan Flores Timur, NTT (4/4)

TRENGGALEK – Banjir bandang dan longsor menerjang sedikitnya sembilan desa di lima kecamatan Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur sejak Rabu (17/11) hingga Kamis pagi.

Tidak ada laporan korban jiwa dalam serangkaian bencana hidrometeorologi tersebut, namun kerugian ditaksir mencapai ratusan juta hingga miliaran rupiah.

BPBD Trenggalek mendata lima kecamatan yang dilanda banjir bandang adalah Kecamatan Kampak, Gandusari, Trenggalek, Pogalan, Durenan, Dongko dan Kecamatan Trenggalek.

Sementara bencana longsor terjadi di tujuh kecamatan yang memiliki dataran tinggi atau wilayah berbukit, seperti Kecamatan Durenan, Kampak, Panggul, Dongko, Munjungan, Pule serta Kecamatan Bendungan.

“Banjir terjadi sesaat. Tidak ada korban jiwa dan pagi ini akan dilaksanakan kerja bakti pembersihan material setelah air surut,” kata Kapolres Trenggalek, AKBP Dwiasi Wiyatputera di Trenggalek, seperti dilansir Antara.

 

Advertisement