Kemenag Ungkap Banyak Calon Jamaah Batalkan Umroh karena Aturan Karantina 10 Hari

Ilustrasi Suasana kabah yang kosong ketika wabah corona dan iadah umroh dihentikan/ Reuters

JAKARTA – Direktur Bina Umrah dan Haji Khusus Kementerian Agama Nur Arifin mengatakan pendaftar umrah asal Indonesia sampai saat ini belum memenuhi hingga satu kloter pemberangkatan.

Padahal, pihaknya sudah merencanakan pemberangkatan umrah perdana pada tanggal 12 Desember 2021 mendatang.

Dia menambahkan,  banyak masyarakat yang mengurungkan niatnya untuk mendaftar umrah, karena ada informasi karantina 10 hari di Indonesia setelah kepulangan umrah.

“Belum terkumpul satu kloter. Kami masih menunggu asosiasi menyerahkan daftar nama yang siap umrah,” kata Nur.

Di sisi lain, Nur menjelaskan bahwa pihak maskapai penerbangan Saudi Airlines melaporkan baru bisa melayani penerbangan setelah 2 minggu dari permintaan pendaftaran untuk terbang.

Tak hanya itu, aspek teknis berupa aplikasi khusus umrah juga masih membutuhkan waktu untuk bisa dibuka.

“Padahal untuk pemberangkatan umrah perlu mengurus visa dulu. Baru setelah visa selesai kita pesan pesawat. Sementara pesawat mengatakan bisa terbang setelah 2 minggu dari pesan pesawat,” kata Nur, dikutip dari CNNIndonesia.com.

Advertisement