Akui Penularan Omicron Sangat Cepat, Menkes Minta Warga Tetap Tidak Panik

JAKARTA – Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menegaskan masyarakat  tidak usah khawatir dan panik terhadap masuknya Covid-19 Omicron di Indonesia.

Dia menyarankan masyarakat mengurangi perjalanan ke luar negeri yang tidak mendesak karena penularan Covid-19 Omicron sangat cepat. Di Inggris saat ini penambahan kasus positif Covid-19 Omicron mencapai 70.000 per hari.

Disisi lain, hospitalization positif Covid-19 Omicron memang lebih rendah dibandingkan Delta, namun tetap harus waspada. “Pemerintah akan mempersiapkan infrastrukturnya mulai dari RS, mobil ambulans hingga obat-obatan,” ungkap Budi Gunadi Sadikin.

Pemerintah melalui Kepala BNPB akan menyampaikan tindakan apa yang akan dilakukan di RSD Wisma Atlet dan fasilitas karantina di Manado. Pemerintah juga akan memperbanyak tes WGS dan menggencarkan Reagen PCR SGTF yang bisa memberikan marker atau indikasi dini bahwa jika hasilnya positif maka kemungkinan besar adalah varian Omicron.

Bersamaan itu, pemerintah akan menggencarkan program vaksinasi. Stok vaksin Covid-19 seharusnya sekitar 50 juta dosis yang cukup untuk 5-6 minggu ke depan.
“Namun stok vaksin saat ini mencapai 110 juta dosis karena ada banyak donasi dari negara sahabat,” jelas Budi Gunadi Sadikin.

 

Advertisement