KUDUS – Kepala Pelaksana Harian Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kudus Budi Waluyo mengatakan tiga desa di Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, dilanda bencana tanah longsor.
Bencana tanah longsor yang pertama terjadi di Desa Rahtawu pada Kamis (27/1) pukul 04.00 WIB, kemudian di Desa Ternadi terjadi pukul 04.30 WIB, dan terakhir di Desa Menawan terjadi pukul 05.00 WIB.
Peristiwa longsor di Desa Menawan juga sempat mengakibatkan akses jalan warga desa setempat tidak bisa dilalui kendaraan karena tertutup material longsor. Tim BPBD Kudus bersama relawan dan masyarakat melakukan kerja bakti membersihkan jalan dari material longsor yang menutup akses jalan.
“Tanah yang mengalami longsor juga ditutup menggunakan plastik untuk mencegah longsor susulan,” ujarnya, dikutip Antara.
Bencana tanah longsor juga melanda empat desa sebelumnya, yakni di Desa Colo, Japan, dan Kajar (Kecamatan Dawe), serta Desa Menawan (Kecamatan Gebog) yang mengakibatkan tiga rumah warga mengalami kerusakan secara bervariasi.
Berdasarkan peta rawan bencana, untuk daerah rawan bencana tanah longsor tersebar di 13 desa, meliputi Desa Rahtawu, Menawan, Jurang, dan Kedungsari (Kecamatan Gebog), Desa Terban (Kecamatan Jekulo), serta Desa Soco, Ternadi, Japan, Kuwukan, Puyoh, Colo, Dukuh Waringin, dan Cranggang (Kecamatan Dawe).





