JAKARTA, KBKNREWS.id – Penumpang KRL lintas Tanah Abang–Rangkasbitung mengalami momen menegangkan saat kereta yang mereka tumpangi mendadak berhenti akibat gangguan listrik pada Senin (4/5/2026) sore.
KRL dilaporkan mati listrik sejak sekitar pukul 16.39 WIB hingga 17.29 WIB. Selama kurang lebih satu jam, penumpang terjebak di dalam gerbong tanpa kepastian, sebelum akhirnya diperbolehkan turun oleh petugas.
Dengan dibantu warga yang ada di sekitar rel, sejumlah penumpang berhasil turun dari gerbong meski posisi dari pintu kereta ke tanah terbilang tinggi.
Gangguan ini dipicu masalah pada Listrik Aliran Atas (LAA) yang terdampak sambaran petir di lintas antara Stasiun Jurangmangu dan Pondok Ranji.
“Terjadi gangguan prasarana LAA di antara Stasiun Jurangmangu dan Pondok Ranji, saat ini masih dalam penanganan petugas,” ujar VP Corporate Secretary KAI Commuter, Karina Amanda.
Setelah menunggu cukup lama di dalam kereta, sebagian penumpang akhirnya dievakuasi dan diperbolehkan keluar demi keselamatan. Momen tersebut memicu kepadatan di sekitar jalur dan stasiun terdekat.
Di sisi lain, KAI Commuter menerapkan rekayasa pola operasi untuk menjaga layanan tetap berjalan. Perjalanan dari Rangkasbitung dan Parung Panjang hanya sampai Stasiun Serpong, sementara dari Tanah Abang dibatasi hingga Stasiun Kebayoran.
Selain itu, KA 1744D relasi Tanah Abang–Rangkasbitung hanya dijalankan sampai Kebayoran, kemudian kembali sebagai KA 1787D menuju Tanah Abang.
Dampak gangguan ini terasa luas, dengan penumpukan penumpang di sejumlah stasiun serta keterlambatan perjalanan di sepanjang lintas tersebut.
KAI Commuter menyampaikan permohonan maaf dan mengimbau pengguna untuk menyesuaikan rencana perjalanan serta mengikuti arahan petugas di lapangan.
“Kami mohon maaf atas terjadinya gangguan tersebut,” kata Karina.




