Varian Omicron Bermutasi Lagi

Tren penyebaran varia Omicron secara global terus menanjak, kini muncul lagi subtype Omicron baru BA2 di Inggeris. Waspada1

SUBTIPE varian Omicron BA2 yang lebih menular dibandingkan  Omicron BA 1 yang sudah menyebar di puluhan negara di dunia termasuk Indonesia dikabarkan muncul di seluruh wilayah Inggeris.

Selain tingkat penularannya lebih tinggi, Badan Keamanan Kesehatan Inggeris (UKSHA) (29/1) menyebutkan, pihaknya belum mendapatkan data tentang tingkat keparahan yang diakibatkan oleh paparan subtipe varian BA2 dibandingkan dengan BA1.

Namun berdasarkan evaluasi awal, yang agak melegakan, belum  ditemukan penurunan efikasi vaksin terhadap pemaparan bergejala di antara kedua subtipe Omicron.

Saat terjadi lonjakan paparan varian Omicron di Inggeris antara 24 November 2021 sampai 19 Januari 2022 sehingga dominasi varian Delta diambil alih oleh varian Omicron , menurut UKSHA, tidak terjadi lonjakan jumlah pasien rawat inap di RS rujukan.

Jumlah pasien rawat inap di RS dari kalangan lansia juga tidak naik, kemungkinan berkat sudah tingginya capaian vaksinasi sehingga sudah terbentuk herd immunity (kekebalan massal) dan juga imunitas alami.

Dari 740,28 ribu kasus Omicron di seluruh dunia sampai 29 Januari, Inggeris berada di peringkat pertama dengan 292,98 ribu kasus, disusul oleh Amerika Serikat (240,22 ribu kasus), Denmark (47.486 kasus) dan Jerman (30.041 kasus).

Kasus paparan Omicron di Indonesia walau masih relatif sedikit dibandingkan keempat negar tersebut, namun kecenderungannya  terus meningkat.

Berdasarkan laporan dari Satgas Covid-19, penyebaran Omicron di Indonesia sampai 29 Januari tercatat 2.163 kasus, bertambah 625 kasus baru dar hari sebelumnya.

DKI Jakarta disebut-sebut sebagai wilayah pertempuran terdepan melawan varian Omicron yang mendominasi kasus-kasus paparan di Indonesia yakni tercatat pada hari yang sama 2.040 kasus atau 93 persen dari seluruh kasus. Sebanyak 1.309 kasus berasal dari pelaku perjalanan luar negeri dan 1.095 transmisi lokal.

Sementara, kasus Covid-19 nasional pada 29 Jan. terjadi kenaikan 11.588 kasus atau rekor tertinggi dalam 2022 menjadi total 4.330.763 kasus, yang meninggal bertambah 17 orang menjadi 144.285 kasus dan pasien sembuh 2.590 orang menjadi 4.133.923 orang.

Terus waspada dan patuhi prokes, Covid-19 belum berlalu.

 

 

 

 

 

 

Advertisement