Ribuan Jiwa di Talamau Masih Bertahan Tinggal di Pengungsian

Ilustrasi Pengungsi gempa Ambon/ kompas.com

PASAMAN BARAT – Warga korban gempa di Simpang Timbo Abu Kecamatan Talamau Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat, Kamis, masih bertahan di tenda pengungsian karena rumah mereka rusak dilanda gempa.

Pejabat Wali Nagari Persiapan Simpang Timbo Abu Talamau, Mulyadi mengatakan keengganan warga korban gempa kembali ke rumah masing-masing selain karena rumah yang rusak juga masih trauma melakukan aktifitas dekat rumah yang rusak.

“Mereka memilih bertahan hingga saat ini. Mengenai kebutuhan mencukupi sampai saat ini,” katanya.

Dari data saat ini ada sekitar 1.019 jiwa yang bertahan atau 273 kepala keluarga. Anak-anak 214 orang, balita 77 orang, bayi 18 orang dan lanjut usia 11 orang.

Salah seorang warga Jul mengatakan saat ini pengungsi membutuhkan tempat tidur bayi dan selimut. Kebutuhan lainnya masih mencukupi.

Selain itu menurut bidan desa, Lenita mengatakan pengungsi juga mulai terserang flu, batuk dan diare.

“Untuk obat masih tersedia. Namun kalau bisa posko kesehatan tetap didirikan. Sebelumnya ada, namun saat ini tidak ada lagi meskipun obat-obat tersedia,” harapnya, dikutip Antara.

Advertisement