Dompet Dhuafa Serahkan Bantuan Al-Quran Braille pada komunitas Kawan Netra

SURABAYA – Tim Dompet Dhuafa pada Rabu (9/3/2022) lalu mengunjungi Masjid Baitul Muslim di Ngagel, untuk silaturahmi sekaligus mendistribusikan amanah para Donatur Dompet Dhuafa berupa 30 Juz (satu set) Al-Qur’an Braille kepada komunitas Kawan Netra di Surabaya.

Disana, tim bertemu dengan Budi selaku Kepala Sekolah Tunanetra sekaligus Pengurus ITMI (Ikatan Tunanetra Muslim Indonesia). Ia katakan, se-Indonesia, tunanetra yang bisa membaca Al-Qur’an Braille hanya berjumlah 5%.

“Keinginan mengaji teman-teman itu kuat. Hal ini jugalah yang mendasari kami untuk menggencarkan aksi tunanetra mengaji. Dengan proses yang tidak mudah, alhamdulillah, gerakan ini berkembang terus, pun dengan adanya upaya bantuan pendampingan-pendampingan dari komunitas juga lembaga seperti Kawan Netra dan Dompet Dhuafa,” terang Budi, dilansir dompetdhuafa.org.

Namun, tidak semua tunanetra memiliki Iqra dan Al-Qur’an Braille sendiri-sendiri. Umumnya Al-Qur’an Braille memiliki ukuran cetakan yang lebih besar dan hanya 1 (satu) buku tiap Juz-nya. Harga jual pun cukup tinggi. Juga cetakan huruf Braille, akan rapuh tiap cetakan timbulnya, terlebih jika sering digunakan. Dan kebutuhan kami juga ada pada pendampingan. Akses transportasi dan tenaga pengajar dari yang awas juga.

“Kemudian kami cari permasalahan-permasalahan yang ada. Ternyata, bukan hanya jumlah Al-Qur’an Braille-nya. Namun, akses pada kami teman-teman tunanetra untuk menuju lokasi pengajian. Misalnya, kadang-kadang kami sulit untuk menggunakan transportasi umum. Sering tidak pas penurunan lokasinya, kami kan bingung ketika turun ada dimana? Belum lagi jika kami salah mengeluarkan uang, ada saja kelakuan orang yang bohong pada kami,” sebut Budi.

Sebelumnya, Dompet Dhuafa bersama Kawan Netra yang didukung oleh banyak pihak, hadir untuk mendampingi tunanetra yang tergabung dalam ITMI Kota Surabaya dalam pemberantasan buta huruf Al-Qur’an Braille, salah satunya adalah dengan menyelenggarakan Festival Tunanetra Mengaji (FTM) di Surabaya pada Ahad, (24/10/2021) lalu.

Kegiatan ini diikuti oleh sekitar 200 tunanetra dari Surabaya, Sidoarjo, dan Gresik, dan melibatkan sekitar 70 relawan pendamping.

“Alhamdulillah, terima kasih doa para donatur Dompet Dhuafa Jatim yang telah ikut mendukung banyak hal pada acara ini. Mulai dari donasi paket sembako sebagai hadiah untuk para peserta hingga transportasi antar jemput bagi para peserta tunanetra yang semangat untuk belajar Al-Quran Braille,” ucap Gusti, Pendiri Yayasan Urunan Kebaikan.

Tak hanya itu, Dompet Dhuafa Jawa Timur turut mendukung kebutuhan dakwah para Dai tunanetra dalam menyebarluaskan ilmu mengaji Al-Qur’an Braille. Bersama Yayasan Urunan Kebaikan juga beberapa komunitas di Surabaya, Dompet Dhuafa Jawa Timur menyelenggarakan Pelatihan Qur’an Braille untuk Guru Ngaji Tunanetra. Gerakan tersebut berlangsung selama 4 hari, yaitu sejak 27-31 Maret 2021 di TPA Nurulhuda Surabaya.

 

Advertisement