SUKABUMI-Personel TNI dari Kodam III/Siliwangi berjanji segera membebaskan ribuan warga di daerah yang terisolasi melalui program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) 96.
Pembuatan akses vital aktivitas warga tidak hanya menghubungi di tiga puluh desa di Kabupaten Sukabumi, Ciamis, Cirebon, dan Kabupaten Karawang. Tapi pembuatan jalan yang menghubungi beberapa desa di Kabupaten Pandeglang.
“Tidak hanya jalan yang selama ini dikeluhkan warga di daerah terisolasi. Tapi sejumlah jembatan, gorong-gorong, hingga perbaikan sejumlah sarana publik lainnya akan segera dibangun tentara dibantu warga secara manunggal,” kata Panglima Kodam III, Siliwangi Hadi Prasojo di sela-sela pembukan TMMD 96 di Desa Sukasirna, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi, seperti dilansir PR,Rabu (4/5)
Ia mengatakan, program TMMD diproyeksikan di beberapa daerah yang selama ini sangat dibutuhkan warga. Keluhan warga akan sarana dan prasana aktivitas warga direspons Kodam III/Siliwangi dengan mengirimkan personelnya, terutama dalam membantu dan mewujudkan harapan masyarakat. “Tergantung dari keinginan masyarakat dan pemerintah daerah. Kami menyumbangkan personel dan tenaga untuk mendorong pembangunan. Sementara untuk masalah anggaran, dibantu oleh pemerintah daerah dan Pemprov Jabar,” katanya.
Sementara itu, Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan mengatakan, program TMMD merupakan salah satu langkah percepatan akselerasi pembangunan infrastruktur di desa terpencil. Karena itu, Pemprov Jabar akan segera melakukan pendataan terhadap desa desa terpencil di Jawa Barat, terutama beberapa daerah yang memerlukan infrastruktur dengan segera.
“Ke depan tidak hanya melalui program TMMD yang kini telah berjalan baik. Tapi memalui program lain dengan melibatkan Kodam Siliwangi diharapkan dapat segera realisasikan. Tahun ini, akan dialokasikan anggaran tambahan untuk dapat melakukan kegiatan serupa,” katanya.
Heryawan mengungkapkan, melalui komitmen percepatan pembangunan di desa-desa terpencil. Terutama pembangunan sejumlah infrastruktur jalan, jembatan, pembangunan sanitasi air bersih dan saranan ibadah lainnya, dapat mendorong percepatan pembangunan.





