BMKG: Delapan Wilayah di NTT Rawan Karhutla

Ilutrasi

KUPANG – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengatakan delapan daerah di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) rawan mengalami kebakaran hutan dan lahan.

Delapan wilayah tersebut diantaranya Kabupaten Kupang, Timor Tengah Selatan, Malaka, sebagian kecil Timor Tengah Utara, Sumba Timur, serta seluruh Kota Kupang, Rote Ndao, dan Sabu Raijua.

“Daerah-daerah potensial itu berstatus sangat mudah terjadi kebakaran hutan dan lahan,” kata Kepala Stasiun Meteorologi El Tari Kupang BMKG Agung Sudiono Abadi di Kupang, Senin.

Ia menjelaskan bahwa dalam kondisi yang sangat kering, alang-alang dan dedaunan bisa terbakar dan memicu kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di daerah-daerah yang rawan.

“Kondisi angin kencang yang bersifat kering juga membuat potensi karhutla meluas semakin tinggi,” katanya, dilansir Antara.

Agung mengimbau warga meningkatkan kewaspadaan serta melakukan langkah-langkah mitigasi kebakaran hutan dan lahan, antara lain dengan tidak membuka lahan dengan cara membakar dan tidak membuang puntung rokok sembarangan.

 

Advertisement