MYANMAR – Konser suku minoritas Karen di negara bagian Kachin, Myanmar, pada Senin (24/10), dihantam serangan udara dan menewaskan sedikitnya 30 orang.
Reuters melaporkan serangan udara itu menyerang konser yang dihadiri para warga sipil termasuk para penyanyi lokal dan personel tentara pembebasan Kachin (KIA).
Pihak KIA mengungkapkan serangan udara itu sudah dilakukan sejak Minggu (23/10) lalu. Seorang saksi mata mengatakan melihat tiga jet tempur gentayangan di atas lokasi ledakan sebelum ledakan terjadi.
Juru bicara KIA Naw Bu mengatakan serangan itu sengaja menargetkan perayaan 62 tahun berdirinya militer dari faksi politik Kachin, Organisasi Kemerdekaan Kachin (KIO).
“Serangan itu memang disengaja. KIA/KIO mengutuk (serangan) itu. Ini tindakan keji yang juga dianggap sebagai kejahatan perang,” tutur Naw Bu kepada Reuters.





