Bupati dan Wakil Bupati Jeneponto Resmikan Pondok Pesantren Tahfidz “Roudhotul Huffadz Jeneponto”

JENEPONTO – Bapak Bupati H. Drs. Iksan Iskandar dan Bapak Wakil Bupati Bapak H. Paris Yasir SE meresmikan Pondok Pesantren Tahfidz “Roudhotul Huffadz Jeneponto” pada Senin (24/10).

Peresmian juga dihadiri Sekretaris Daerah Kabupaten Jeneponto Bapak Muh Arifin Nur, SH MH dan Ex Sekda Jeneponto periode sebelumnya Bapak Dr. dr. Syafrudin Nurdin, Kepala Dept MPZ ZL Dompet Dhuafa Ustadz Imam Alfaruq, SEI, ME, Kepala Cabang Dompet Dhuafa Sulawesi Selatan Daeng Rahmat HM, Kepala Cabang Dompet Dhuafa Jawa Barat Bapak Andriansyah, dan segenap SKP dan Kepala Dinas beserta jajaran yang turut hadir dalam acara ini.

PP Roudhotul Huffadz Jeneponto sudah beroprasi sejak tahun 2013, sebelum memiliki fasilitas ruangan gedung pesantren dan masjid, para santri tinggal dan belajar di sebuah Ruko sederhana milik salah satu pejabat Pemda Jeneponto.

Pada awal berdirinya pesantren ini  sangat minim fasilitas dan para santri sangat bergantung dengan sedekah dan pemberian para warga dan dermawan yang melintas di pesantren tersebut.

Hinga pada September 2016, Secercah Harapan itu hadir, Dompet Dhuafa Sulawesi Selatan melaksanakan program Amazing Muslimah dengan output program Forum Halaqoh Quran Jeneponto.

Para Asatidz (Dewan Guru Pesantren RH) dan para peserta program Amazing Muslimah yang sudah memiliki kualitas bacaan Al Quran yang Tartil dan Mujawad diseleksi dan diberikan pelatihan “Dauroh Muwajih FHQ Jeneponto” oleh Mudir FHQ Nasional Ustadz Imam Alfaruq,SEI,ME yang juga saat itu beliau menjabat sebagai Koordinator Dakwah Nasional CORDOFA (Corps Dai Dompet Dhuafa) Pusat di Jakarta.

Para peserta Dauroh Muwajih FHQ Jeneponto yang telah lulus seleksi akan dikukuhkan sebagai Muwajih FHQ Jeneponto, dan para peserta Training Amazing Muslimah yang sudah tersadar akan pentingnya memahami dan menguasai bacaan Al Quran yang benar, mereka sangat bersemangat untuk mengikuti pembelajaran Tahsin Quran bersama Forum Halaqoh Quran Jeneponto.

Pada Oktober 2017, para Pengurus FHQ Jeneponto sudah mulai kewalahan memenuhi permintaan masyarakat Jeneponto untuk bisa diterima mengaji bersama para Muwajih FHQ, bahkan dikarenakan keterbatasan pengajar, ada beberapa pengajar yang merangkap beberapa halaqoh, dan hal itu menjadi daya dorong untuk para pengurus memikirkan bagaimana caranya supaya bisa melahirkan para muwajih FHQ dengan kualitas yang sesuai ketentuan.

Dari mulai ikhtiar melaksanakan Dauroh Muwajih lanjutan hingga Open Recruitmen Muwajih FHQ. Namun hasilnya masih belum sesuai harapan, sehingga pada suatu momen yang bertepatan dengan tanggal 1 Muharrom 1439 H di tahun 2017 di Pantai Seruni Kab Bantaeng tercetuslah ”Resolusi Muharom 1439 H” yang salah satu butir resolusi adalah dalam 5 tahun kedepan, Forum Halaqoh Quran Jeneponto akan mendirikan sebuah Pondok Pesantren Tahfidz “Roudhotul Huffadz Jeneponto” Roudhoh bi ma’na Taman Taman Huffadz bi ma’na Para Penghafal Al Quran, Yaitu Pondok Pesantren yang menjadi Taman Taman Indah Para Penghafal Al Quran di Jeneponto.

Resolusi Muharrom 1439 H, adalah sebuah ikhtiar merawat prasangka baik kepada semua takdir dan ketentuan Allah Azzawajalla, dibalut dengan khuusyuknya doa para dewan asatidz dan muwajih Forum Halaqoh Quran, dengan ketawakkalan sempurna kepada Allah Azzawajalla, dan Subhanallah wal Hamdulillah diijabah kontan Allah Azzawajalla tepat di tahun ke 5 di Bulan Oktober 2022 Bertepatan dengan Bulan Robiul Awal 1444 H.

Sekenario takdir Allah SWT sangatlah indah, dimulai mimpi para generasi awal Forum Halaqoh Quran Jeneponto Ustadz Abdurrahman, Spi, MPd, (Mudir FHQ Jeneponto) Ustadz Imam Alfaruq,SEI,ME., (Cordofa Pusat/Mudir FHQ Nasional) Mas Andriansyah (Pincab DD Sulsel) Ustadz Amir Caddi (Cordofa Jeneponto), Bu Lula (Pengurus FHQ Jeneponto), Ustadz Reski (Pengurus FHQ Jeneponto) di Tahun 2017 M/ 1444 H dan Allah Wujudkan tepat di tahun ke 5 mimpi itu diutaran, melalui lantunan doa yang dipanjatkan.

Kontribusi para pihak yang sangat luar biasa diberikan dalam mendukung terbangunya pondok pesantren ini, Ibu Hellen, Ibu Asma, Ibu Ida dan beserta jajaran muwajih dan pengurus FHQ Jeneponto, Bapak Kadis Pendidikan Jeneponto, Bapak Sekda Kab Jeneponto periode 2020, Istri Bapak Bupati dan Wakil Bupati, dan masih banyak yang berkontribusi aktif dalam proses pembangunan pesantren Roudhotul Huffadz Jeneponto ini.

Kini, jumlah peserta/Santri Forum Halaqoh Quran yang aktif belajar di masjid Agung Jeneponto, di masjid-masjid di Kab Jeneponto, di mushalla, ruang kantor dinas, ruang tamu santri, total santri aktif belajar berjumlah 1080 orang dari 83 Halaqoh, dan ditambah 80 santri mukim di pondok Roudhotul Huffadz. Lima tahun yang lalu belum terbayang Forum Halaqoh Quran dan Roudhotul Huffadz bisa sebesar ini.

Sederet prestasi para santri dan asatidz Pesantren Roudhotul Huffadz yang juga sebagai para pengajar FHQ Jeneponto, seperti MHQ Tingkat Provinsi, Kabupaten, dan Tingkatan yang lain hampir semua dimenangkan, paling tidak di 3 tahun terakhir ini.

Dompet Dhuafa Sulawesi Selatan melalui program Forum Halaqoh Quran Jeneponto telah membuka wajah baru Kabupaten Jeneponto, Saat ini Jeneponto sudah dikenal oleh masyarakat Sulawesi Selatan khususnya menjadi wilayah pencetak para Qori dan Penghafal Al Quran. Dari sekian banyak cabang perlombaan Musabaqoh Hifzil Quran, Musabaqoh Tilawatil Quran, dari berbagai tingkatan Kabupaten Jeneponto selalu menjadi kontestan yang dipertimbangkan untuk menjadi kandidat juara, dan sebagian besar para kandidat yang maju mewakili kabupaten adalah para santri dan asatidz Pondok Pesantren Tahfidz Roudhotul Huffadz Jeneponto.

“Jeneponto saat ini sudah bisa melahirkan para pembelajar dan penghafal Al Quran, program saya sebagai Bupati untuk menjadikan Jeneponto sebagai pencetak 1000 Qori dan Hafidz Quran, Tahun ini kayaknya sudah terwujud, dan itu melalui pesantren ini (Roudhotul Huffadz dan Forum Halagoh Quran Jeneponto)” Ujar Drs. Iksan Iskandar Bupati Jeneponto.

Semoga dengan hadirnya pesantren Roudhotul Huffadz dan Gerakan Membumikan Al Quran melalui Program Forum Halaqoh Quran Jeneponto, selaku Mitra Pengelola Zakat Dompet Dhuafa Sulawesi Selatan bisa memberikan inspirasi bagi Kabupaten dan Kota yang ada di seluruh Indonesia, untuk menjadikan Al Quran sebagai wasilah dan langkah awal untuk memperkuat tali ukhuwah Islamiyah antar masyarakat muslim.

Advertisement