Hati-hati Banyak Obat Palsu Dijual Online

Ilustrasi/ Foto: metrotvnews.com

JAKARTA – Obat palsu banyak beredar di pasaran, dan karena harganya yang miring maka peminatnya pun banyak. Pola distribusi dari obat palsu bermacam-macam, dan lebih cepat beredar karena menggunakan fasilitas dalam jaringan online (daring).

“Kenapa obat palsu ini semakin merajalela? Karena murah harganya. Kita tahu selama ini obat yang legal itu dijual dengan harga mahal, karena bahan-bahan yang dipakai sebagai obat itu masih mengimpor dari luar negeri,” kata Anggota Komisi IX DPR RI Siti Masrifah di acara Seminar Badan Pengawas Obat-obatan dan Makanan (BPOM) bertajuk “Bahaya Obat Palsu” di Jakarta, MInggu (15/5/2016).

“Saat ini juga marak penjualan obat-obatan secara ‘online’ (daring). ‘Online’ ini tidak bisa disaring secara hukum dan BPOM tidak bisa secara penuh untuk melakukan pengawasan terhadap apa yang dijual di ‘online’,” ucapnya.

Peredaran obat palsu yang dipasarkan lewat internet Ini menjadi tantangan bagi pemerintah dan masyarakat . Perlu penguatan dalam pengawasan dan penegakkan hukum terkait peredaran obat palsu di berbagai kota di Indonesia, terutama Ibu Kota.

Siti berpesan agar masyarakat berhati-hati saat membeli obat dengan harga yang sangat murah. “Jangan membeli obat di tempat sembarangan. Dilihat juga kemasannya dan izin edarnya. Menurut saya ini yang penting serta harus diperhatikan masyarakat saat ingin membeli obat.”

Sementara itu berdasarkan penelitian BPOM, Jakarta menjadi pusat peredaran obat-obatan palsu di Indonesia.

Sebelumnya, Kepala BPOM Roy Sparringa mengatakan peredaran kosmetik di Jakarta juga merupakan salah satu yang terbesar di Indonesia, selain obat-obatan. (Sumber: ROL)

Advertisement