KAIRO – Akibat salah terjemah dari siaran pers dari Bahasa Arab ke Bahasa Inggris menyangkut hilangnya EgypAir MS804 menjadi penyebab kesalah-pahaman.
Sebuah sumber anonim mengatakan, sebelumnya dengan versi Arab menyatakan kemungkinan menemukan bagian-bagian dari pesawat yang hilang, menjadi keliru diterjemahkan ke dalam bahasa Inggris yang mengatkan EgyptAir sudah ditemukan oleh halaman Facebook resmi EgyptAir, hal ini menjadi membingungkan.
Sumber itu lebih lanjut menjelaskan, EgyptAir tidak pernah mengkonfirmasi temuan reruntuhan apapun, kesalahan pada penterjemahan adalah alasan di balik kebingungan itu.
“Dalam versi bahasa Arab, kita hanya berbicara tentang kemungkinan bahwa benda yang ditemukan mungkin milik pesawat,” kata sumber itu.
Sebelumnya pada hari Kamis,(19/5/2016), Kementerian Luar Negeri Mesir telah mengkonfirmasi telah menemukan EgyptAir di dekat Pulau Yunani Karpathos.
Laporan tersebut ditolak pejabat Yunani, mereka mengatakan benda yang mereka temukan selama operasi pencarian tidak ada berasal dari pesawat Mesir EgyptAir itu.
Seperti diberitakan Xinhua, EgyptAir sebelumnya telah mengkonfirmasi bahwa pesawat hilang, Airbus A320, menghilang dari layar radar perjalanan dari Paris ke Kairo pada 02:45 Kairo waktu setempat (0045 GMT) pada hari Kamis.
Penerbangan ini membawa 66 orang penumpang, termasuk 30 orang Mesir, 15 Prancis, dua warga Irak dan sisanya sembilan orang lainnya; masing-masing dari Aljazair, Belgia, Portugal, Inggris, Kanada, Chad, Kuwait, Arab Saudi dan Sudan .





