Mudik Aman dan Nyaman dengan Kendaraan Pribadi

Ilustrasi mudik dengan kendaraan pribadi. (Foto: Shutterstock)

JAKARTA – Bagi masyarakat yang berencana melakukan perjalanan mudik Lebaran 2023/1444 Hijriah dengan kendaraan pribadi, ada beberapa hal penting yang perlu diperhatikan agar perjalanan menjadi nyaman dan aman.

Seorang off roader anthusiast, Julian Johan, menjelaskan bahwa ada tiga tips penting bagi para pemudik agar perjalanan mereka lancar dan aman.

“Tips mudik aman terbagi menjadi tiga, pertama persiapan kendaraan, persiapan barang yang akan dibawa saat mudik, dan yang ketiga adalah perilaku berkendara,” katanya dilansir dari Antara, Rabu (12/4/2023).

Dalam hal persiapan kendaraan, masyarakat diharapkan tidak hanya memerhatikan penggantian pelumas. Ada beberapa komponen penting lainnya yang juga perlu diperhatikan agar perjalanan mudik tidak menjadi melelahkan.

Julian menekankan pentingnya memerhatikan sistem pendinginan kendaraan. Hal ini akan berdampak baik saat melakukan perjalanan yang penuh rintangan, terutama ketika melewati daerah dengan cuaca panas yang terik.

“Pastikan sistem pendinginan seperti air radiator tidak kekurangan air atau mengalami kebocoran. Selain itu, periksa juga kondisi kipas radiator, terutama jika sudah menggunakan kipas elektrik, apakah putaran kipasnya masih kuat atau sudah lemah,” ujar Julian.

Tidak hanya sistem pendinginan, komponen pengereman juga sangat penting untuk diperhatikan agar perjalanan jarak jauh menjadi aman dan nyaman.

Selain itu, sebaiknya pengendara juga mempertimbangkan untuk memeriksa rotasi ban sebelum melakukan perjalanan mudik ke kampung halaman.

Hal selanjutnya yang harus diperhatikan adalah pengaturan barang bawaan di dalam kendaraan. Pengaturan yang tepat akan memberikan kenyamanan bagi penumpang dan pengemudi di dalam kendaraan.

“Dalam hal ini, kita harus bisa menyusun barang bukan hanya berdasarkan jenisnya, tetapi juga berdasarkan beratnya. Barang dengan bobot berat harus ditempatkan di bawah atau di dalam (jika ada roof box),” katanya.

Penggunaan roof box sering kali terlihat saat musim mudik lebaran, ketika banyak bawaan yang harus diangkut dalam kendaraan pribadi.

Namun, kata Julian, penggunaan roof box yang tidak tepat justru dapat berdampak buruk bagi pengemudi, penumpang di dalam kendaraan, dan pengguna jalan lainnya.

“Ketika mudik, kita sering menggunakan roof box untuk menyimpan barang-barang ringan seperti pakaian dan sebagainya. Karena jika barang berat diletakkan di atas, kendaraan akan menjadi tidak stabil, pusat gravitasi kendaraan akan lebih tinggi, ini akan meningkatkan risiko selama perjalanan,” ujarnya.

Pada tahap ketiga, pengemudi diminta untuk menghindari berkendara dengan ugal-ugalan selama perjalanan mudik. Mematuhi aturan lalu lintas akan memberikan dampak positif selama perjalanan pergi dan pulang.

Hal yang perlu dipahami oleh pengendara saat melakukan perjalanan mudik adalah bahwa kendaraan akan terisi penuh dengan beban. Oleh karena itu, pengendara diharapkan memiliki perilaku berkendara yang positif.

“Perlu diperhatikan bagaimana kita melakukan manuver, jangan terlihat seolah kita sedang berkendara seorang diri. Dengan beban yang berat dan pusat gravitasi kendaraan yang semakin tinggi, risiko untuk tergelincir atau terpeleset di jalan menjadi besar, jadi harus disesuaikan,” terang¹ Julian.

Dengan beban yang berat akibat muatan penuh di dalam kendaraan, pengendara diingatkan untuk tetap waspada, terutama saat melakukan pengereman.

“Karena kendaraan kita memiliki beban yang lebih berat, sebaiknya pengereman dilakukan lebih awal agar berhenti tepat waktu dan kampas rem tidak terbakar atau aus,” tuturnya.

Advertisement