Jangan Berlebihan Makan Kue Lebaran, Ini Risikonya bagi Kesehatan

Ilustrasi. (Foto: freepik.com/@ azerbaijan_stockers)

JAKARTA – Dr. Rita Ramayulis, DCN, M.Kes, pakar gizi dari Universitas Indonesia, mengatakan bahwa mengonsumsi kue khas Lebaran secara berlebihan dan dalam jangka waktu yang lama dapat meningkatkan kadar kalori dalam tubuh. Hal tersebut berisiko memicu sejumlah penyakit berbahaya.

Ketua Indonesia Sport Nutritionist Association (ISNA) ini menjelaskan bahwa kue lebaran pada umumnya terbuat dari tiga bahan utama, yaitu tepung terigu, gula, dan mentega, yang memiliki kadar kalori tinggi berasal dari karbohidrat sederhana dan lemak.

Jika mengonsumsi kalori berlebihan, maka seseorang akan mendapatkan energi berlebih, yang pada akhirnya dapat meningkatkan berat badan.

“Kalau energi itu berlebih dan terjadi dalam waktu yang relatif lama, misalnya telah mencapai 3.500 kilokalori dalam satu minggu maka sudah pasti seseorang akan mengalami kenaikan berat badan,” kata Rita, dilansir dari Antara, Kamis (20/4/2023).

Selain itu, konsumsi kue lebaran berlebihan juga dapat meningkatkan risiko diabetes melitus, hiperkolesterolemia, dan peradangan pada organ pencernaan dan tenggorokan.

Oleh karena itu, Dr. Rita menyarankan agar konsumsi kue lebaran dilakukan dengan porsi kecil dan sebaiknya dihindari jika ada kandungan pemanis tambahan.

“Konsumsilah kue lebaran itu seperti kita melakukan proses cicip mencicip  jadi tidak dimakan dalam porsi besar,” kata Rita.

Advertisement