LUMAJANG – Seluruh warga yang terdampak banjir lahar dingin Semeru dan longsor yang sedang mengungsi diminta agar tetap di pos pengungsian dulu hingga situasi benar-benar aman dan kondusif.
“Kalau pagi mereka pulang ke rumahnya, ketika sore hari mereka ke pos pengungsian, tetapi sebagian tidak kembali pulang menunggu cuaca bagus,” kata Wakil Bupati Lumajang Indah Amperawati.
Menurutnya Pemkab Lumajang menyarankan agar para pengungsi untuk tidak pulang dulu dan tetap di pos pengungsian dan kebutuhan para pengungsi pun dipastikan terpenuhi.
Ia mengatakan, telah banyak bantuan yang diterima dari pemerintah provinsi, pemerintah daerah, lembaga dan beberapa komunitas turut memberikan bantuan sosial.
“Kebutuhan pengungsi sudah bagus dan tadi Bu Gubernur (Khofifah Indar Parawansa) juga berkesempatan memberikan santunan kepada yang meninggal, dan bantuan sosial kepada warga di pengungsian,” katanya, dilansir Antara.
Selain itu, lanjutnya, bahwa warga terdampak yang sedang berada di pengungsian saat ini hanya merasa trauma dan takut akan terjadi bencana lahar dingin susulan karena demi memberikan keamanan dan tidak terjadi korban lagi.
“Saat ini, pemerintah akan fokus kepada infrastruktur yang rusak akibat bencana lahar dingin yang terjadi.”
Ia menjelaskan, beberapa jembatan yang rusak nantinya akan ditangani oleh BNPB, Kementerian PUPR RI dan Pemerintah Provinsi Jatim.





