Mahasiswa Farmasi Ingatkan Bahaya Kosmetik Merkuri

Ilustrasi: kosmetik Foto:Vemale

SURABAYA – Gara-gara ingin cantik instan, banyak masyarakat tidak menyadari memakai kosmetik yang berbahaya dan berdampak buruk pada kesehatan pada jangka panjang.

Karena itu, mahasiswa Fakultas Farmasi Universitas Airlangga (Unair) Surabaya mengajak masyarakat untuk mengenali kandungan merkuri berlebih yang berbahaya bagi pengguna kosmetik.

“Merkuri merupakan bahan tambahan yang biasa digunakan pada kosmetik. Merkuri masih diperbolehkan hingga ambang batas 0,007 persen,” kata mahasiswa Unair, Erwin Chandra Christiawan, 19 tahun, di Surabaya, Ahad (29/5/2016).

Mengadaptasi jurnal penelitian dosen dan merujuk pada sejumlah jurnal internasional, ia mengatakan banyak produk kosmetik yang ditemukan masih menggunakan merkuri melebihi ambang batas.

“Saya bersama teman-teman saya, Hatif Indra Nur Septiyanti, 20 tahun; Rendha Kusumaning 20 tahun; Hawi Queen Nisa, 19 tahun; dan Ayu Tarantika 21 tahun; mengajak masyarakat mendeteksi bahan yang mengandung merkuri di luar ambang batas,” kata dia ketika memasarkan uji kit di kawasan Jalan Darmo seperti dinfokan Antara.

Advertisement