JOMBANG – Sejak 2 Februari 2023 Rumah Sakit Hasyim Asy’ari telah resmi beroperasi dan melayani pasien, dimana peresmiannya bertepatan dengan tiga tahun meninggalnya (Alm.) Gus Sholah.
RS Hasyim Asy;ari merupakan aset wakaf yang dikembangkan Dompet Dhuafa dan bekerja sama dengan keluarga besar Pesantren KH Hasyim Asy’ari Tebuireng. Inisiasi pembangunan rumah sakit ini bermula dari kunjungan pertama (Alm.) Salahuddin Wahid ke RST Kawasan Zona Madina Dompet Dhuafa di Bogor pada 20 April 2017 silam.
“Ketika berwakaf sudah jadi bagian dari peradaban, insyaallah akan jadi instrumen ekonomi yang abadi untuk masyarakat. Karena perolehannya dilakukan secara gotong royong, penyalurannya dilakukan secara gotong royong. Dari masyarakat dan untuk masyarakat,” sebut Bobby Manulang, GM Wakaf Dompet Dhuafa, dilansir dompetdhuafa.org.
Dalam kunjunganya, Kyai yang akrab disapa Gus Sholah itu menyambangi penjuru rumah sakit, bahkan sering kali berinteraksi dengan para penerima manfaatnya. Melihat senyum hangat dan semangat membantu dari tim medis, almarhum Gus Sholah memantapkan hatinya untuk bekerja sama dengan Dompet Dhuafa untuk membangun rumah sakit berbasis wakaf.
Interaksi Dompet Dhuafa bersama Gus Sholah ketika itu sudah yang kesekian kalinya hingga akhirnya Gus Sholah menggandeng Dompet Dhuafa untuk mengadaptasi konsep rumah sakit berbasis wakaf di Kawasan Pesantren Tebuireng, Jombang. Beberapa bulan setelah kunjungannya, keluarga besar KH Hasyim Asy’ari memutuskan untuk mewakafkan sebidang tanah seluas satu hektare.
Alhamdulillah, satu tahun kemudian kolaborAksi baik itu terwujud. Simbolis peletakkan batu pertama pembangunan RS Hasyim Asy’ari digelar pada 19 September 2018. Rumah Sakit ini nantinya memiliki kapasitas daya tampung sebanyak 100 tempat tidur. Selain itu, layanan lainnya yang dibuka ialah layanan umum dengan layanan unggulan hemodialisis.
Dalam menginisiasi rumah sakit duafa berbasis wakaf tersebut, Gus Sholah berpesan bahwa pengelolaan rumah sakit dari Dompet Dhuafa adalah contoh bagaimana menerapkan Islam dalam kehidupan. Karena benar-benar Islami yang dilakukan, yakni mengangkat dan memberdayakan duafa yang sakit hingga sehat paripurna.
“RST merupakan salah satu implementasi Islam yang rahmatan lil alamin dalam kehidupan dan perwujudan cita-cita Pancasila, yaitu mewujudkan keadilan sosial. Yang dilakukan oleh Dompet Dhuafa merupakan contoh dan mesti ditularkan,” ujar Gus Sholah kala itu.





