JAKARTA – Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK), Siti Nurbaya, mengungkap faktor penyebab polusi udara atau penurunan kualitas udara di wilayah DKI Jakarta dan sekitarnya. Menurutnya, polusi udara berasal dari berbagai sumber, dengan 34% disebabkan oleh Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU), 44% oleh kendaraan bermotor, dan sisanya dari rumah tangga dan sumber lainnya.
“Dikonfirmasi kembali angka-angka yang dilihat sebagai sumber pencemaran ataupun penurunan kualitas udara Jabodetabek yaitu 44% kendaraan, 34% PLTU, sisanya adalah lain-lain, termasuk dari rumah tangga, pembakaran, dan lain-lain,” kata Siti dilansir dari detik.com.
Mengenai hal ini, Siti menginformasikan bahwa Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah menginstruksikan agar upaya penanggulangan polusi udara difokuskan.
Terutama karena masalah ini memiliki dampak langsung terhadap kesehatan. Siti menegaskan bahwa pendekatan untuk mengatasi polusi udara harus berpusat pada kesehatan.
“Semua kementerian/lembaga diingatkan untuk mengambil tindakan tegas dalam langkah-langkah, kebijakan, dan operasi lapangan. Terutama dalam konteks Kementerian LHK, yang berkaitan dengan penegakan hukum terhadap sumber-sumber pencemaran, terutama dari sektor industri pembangkit listrik dan lainnya. Selain itu, pengujian emisi kendaraan juga harus diperketat,” tegasnya.
Dalam pertemuan dengan Jokowi,kuga dibahas mengenai modifikasi cuaca. Siti menjelaskan bahwa pendekatan ini masih memerlukan pemantauan awan dan evaluasi kondisi saat itu.
Untuk koordinasi modifikasi cuaca, tanggung jawab akan dipegang oleh Menko Marves Luhut Binsar Pandjaitan. Siti menambahkan, Jokowi juga memerintahkan semua pihak terkait untuk melakukan penanaman pohon-pohon besar.
“Koordinasi operasional secara keseluruhan akan dikoordinasikan oleh Menko Marves. Presiden juga menekankan pentingnya dimulainya program penanaman pohon besar oleh semua pihak terkait, termasuk instansi pemerintah, masyarakat, dan pelaku usaha, baik di lingkungan gedung-gedung maupun halaman yang luas. Hal ini bertujuan untuk menanam pohon sebanyak mungkin,” tuturnya.





