Presiden Turki Erdogan Sarankan Muslim Tidak Pakai Kontrasepsi

Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan/ Foto: ABC.net

TURKI – Keluarga muslim disarankan Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan untuk tidak menggunakan alat kontrasepsi atau mengikuti program Keluarga Berencana (KB).

“Kita harus meningkatkan jumlah keturunan. Orang-orang berbicara tentang KB. Kita harus mematuhi apa yang dikatakan Allah SWT dan Nabi Muhammad SAW. Kehormatan atas perintah ini berada di tangan ibu-ibu,” ujar Erdogan dalam sebuah pidato di Istanbul, seperti dilansir The Guardian, Selasa (31/5/2016).

Sebelumnya, Erdogan juga diketahui pernah menentang kesetaraan gender dan menganggap tugas terakhir perempuan adalah menjadi ibu, seruan yang berlawanan dengan aktivis perempuan.

Pada 2014, Erdogan pernah meminta ibu-ibu Turki melahirkan sedikitnya empat orang anak. “Satu berarti kesendirian, dua berarti perseteruan, tiga berarti keseimbangan, dan empat berarti kelimpahan,” ucapnya.

Menurut data statistik, penduduk Turki pada 2015 mencapai 78,7 juta orang. Padahal, pada 2000, jumlah penduduk Turki kurang dari 68 juta orang.

Advertisement