3 Kabupaten di Jabar Darurat Kekeringan 

Bantuan air terus digulirkan Dompet Dhuafa di wilayah terdapak kekeringan/ DD

BANDUNG BARAT – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Jawa Barat telah mengumumkan status tanggap darurat kekeringan di tiga kabupaten.

Menurut Pranata Humas Ahli Muda BPBD Jabar, Hadi, kabupaten yang mendapat status siaga darurat kekeringan adalah Kabupaten Bogor, Kabupaten Bekasi, dan Kabupaten Garut.

“Sudah menetapkan status tanggap darurat kekeringan di tiga wilayah di Jabar yakni Kabupaten Bogor, Kabupaten Bekasi serta Kabupaten Garut,” Hadi di Sarimukti, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, Rabu (13/9/2023).

Meskipun baru tiga kabupaten yang secara resmi ditetapkan dalam status darurat kekeringan, BPBD terus bersiaga menghadapi dampak kekeringan yang telah memengaruhi 16 kota/kabupaten di Jawa Barat, termasuk 109 kecamatan dan 268 desa.

Hadi menyatakan bahwa BPBD telah menyuplai air bersih sebanyak 5.249.480 liter ke seluruh wilayah yang terkena dampak kekeringan di Jawa Barat.

“Dengan mengupayakan suplai-suplai air ke masyarakat yang terdampak untuk kebutuhan air bersih, karena itu yang paling penting,” katanya, seperti diberitakan Antara.

Selain itu, BPBD juga bekerja sama dengan pemerintah setempat menyediakan peralatan teknis di lapangan, termasuk mobil tangki air, yang dapat digunakan di wilayah terdampak.

“Kita lakukan juga koordinasi dengan dinas-dinas untuk membantu sumber daya peralatan seperti mobil tangki agar bisa didorong ke wilayah-wilayah terdampak,” katanya.

Hadi menambahkan, BPBD Jabar telah melakukan berbagai upaya untuk mengurangi dampak kekeringan, seperti membangun kolam retensi dan danau buatan sebagai langkah-langkah mitigasi yang penting.

“Tentu saja yang perlu selalu kita antisipasi adalah sisi mitigasinya. Nah, artinya memang beberapa upaya memang sudah dilakukan seperti dengan membuat danau buatan,” tuturnya.

Advertisement