BALI – Lembaga Pelayan Masyarakat (LPM) Dompet Dhuafa menyalurkan santunan kepada 11 warga Bali yang membutuhkan bantuan, mulai dari anak yatim, guru ngaji, dan keluarga tangguh.
Salah satu penerima manfaat bantuan ini adalah Eri Waswan (56), warga Sesetan, Denpasar Selatan. Sehari-hari, ia mencari rezeki dengan berdagang tisu serta masker di suatu lampu merah, dan Eri telah melakoni pekerjaan ini selama 3 tahun lamanya, sejak pandemi Covid-19 menyerang.
Sebelumnya, Eri bekerja serabutan sebagai pekerja proyek bangunan. Selain badan yang sudah mulai tidak kuat melakukan pekerjaan berat, ia juga menyayangkan kehadiran pandemi yang memaksanya untuk berhenti dari pekerjaannya.
“Terima kasih banyak bantuan ini dari donatur dan Dompet Dhuafa. Semoga bisa menambah modal usaha supaya lebih semangat lagi saya mencari rezeki,” imbuhnya, dilaporkan tim redaksi Dompet Dhuafa, Muthohar.
Tubagus Iim Nurohim selaku Tim Penyaluran dari LPM mengatakan bahwa program ini merupakan bagian dari program Keluarga Tangguh. Bantuan yang diberikan berupa modal usaha. Harapannya, para penerima manfaat program ini terus semangat dalam menjalani perannya sebagai tulang punggung keluarga.





