Hari Anak Sedunia 1 Juni : Sejak Tahun 2000 Sudah 2029 Anak Palestina Dibunuh Israel

Anak-anak kawasan konflik suarakan keprihatinan mereka. Foto: planetsave

GAZA – Disaat 1 Juni diperingati menjadi hari anak sedunia, namun penjajah Israel masih melanggar hak anak-anak Palestina.

Angka yang dihimpun oleh Dinas Informasi Anak-anak di Kementerian Informasi Palestina membuat dunia tersentak.

Sejak meletus Intifadhah Al-Aqsha tahun 2000, sebanyak 2029 anak Palestina tewas gugur syahid dan 13 ribu lebih lainnya terluka.

Sementara itu, sebanyak 420 anak Palestina dipenjara Israel, 95% di antara mengalami penyiksaan selama ditangkap dan ditahan.

Bentuk penyiksaan beragam dari ditangkap malam hari ketika tidur, dibekap, diborgol, dan dipaksa mengaku.

Laporan menunjukkan, penjajah Israel menangkap 700 anak setiap tahunnya di seluruh Palestina dengan alasan mereka mengganggu keamanan umum dan melempari pasukan Israel dan warga penjajah yahudi dengan baru.

Sementara pelajar Palestina juga menjadi sasaran pelanggaran di perlintasan militer di gerbang-gerbang kota dan desa serta kamp pengungsi.

Anak-anak Palestina juga mengalami masalah kemiskinan karena buruk kondisi ekonomi, blokade di Jalur Gaza, sehingga banyak yang putus sekolah yang memaksa mereka terjun dalam dunia kerja sebelum waktunya.

Pusat Statistik Palestina menyebutkan tahun 2013, tingkat anak-anak Palestina yang masuk dalam bursa pasar dari kelompok usia 10-17 tahun mencapai 4,1 persen dari total penduduk.

Seperti dilansir Pusat Informasi Palestina, laporan terakhir kementerian pekerjaan umum bahwa ada 102 ribu anak Palestina di bawah 18 tahun masuk dalam pasar kerja dan jumlah mereka di tahun 2011 mencapai 65 ribu.

Advertisement