5 Masjid Terkenal di Indonesia yang Dibangun di Tanah Wakaf

JAKARTA – Masjid adalah tempat ibadah milik umat Islam. Di Indonesia, bangunan ini tersedia di berbagai lokasi, sehingga setiap muslim yang sedang bepergian tidak perlu khawatir dalam menjalankan salat.

Banyaknya tempat ibadah ini tidak lepas dari sumbangan para donatur dan individu yang memberikan sebagian harta mereka untuk pembangunan masjid. Sumbangan tersebut tidak hanya berupa uang, tetapi juga termasuk pemberian tanah wakaf.

Banyak masjid yang dibangun di atas tanah wakaf dan memberikan manfaat bagi seluruh umat Islam. Bahkan, dapat menjadi bangunan yang terkenal di daerah tersebut.

Berikut ini lima masjid terkenal di Indonesia yang dibangun di tanah wakaf:

1. Masjid Agung Jawa Tengah

Tempat ibadah ini terletak di wilayah Semarang, Jawa Tengah. Bangunan ini mulai didirikan pada 2002 di atas tanah wakaf dari Ki Ageng Pandanaran I, bupati Semarang yang pertama.

Masjid ini sudah digunakan sejak 2004 dan diresmikan pada 2006. Tempat ibadah yang megah ini dapat menampung 15.000 jemaah.

Bangunan ibadah ini berdiri di lokasi yang strategis di pusat kota Semarang, di dekat pemerintahan dan juga di dekat pusat perdagangan. Saat berkunjung ke Semarang, luangkan waktu untuk melaksanakan ibadah salat di tempat ibadah yang megah ini.

2. Masjid Demak

Bangunan ibadah ini merupakan bangunan ibadah tertua yang didirikan di atas tanah wakaf. Masjid Demak berdiri di atas tanah wakaf dari Raden Fatah, sultan pertama dari Kerajaan Demak.

Dilansir dari laman resmi Dinas Pariwisata Kabupaten Demak, tempat dibangunnya masjid ini dulunya merupakan tempat berkumpulnya Wali Songo. Maka, tidak heran jika Demak disebut dengan Kota Wali.

Arsitektur dari bangunan ini dibuat dengan sederhana, namun tetap terlihat megah, dan berkarismatik. Atap dari bangunan ini mencerminkan akidah Islam yakni iman, Islam, dan ihsan.

Saat berkunjung ke daerah ini, pastikan untuk datang ke tempat ibadah yang satu ini. Terletak tidak jauh dari tempat ibadah ini terdapat museum yang dapat dikunjungi saat ke Demak. Museum ini berisi peninggalan-peninggalan sejarah Islam.

3. Masjid Agung Cipta Rasa

Terletak di Kota Cirebon, Jawa Barat. Masjid Agung Cipta Rasa tidak hanya menjadi pusat wisata religi, tetapi juga wisata bersejarah. Bangunan ini dikenal dengan nama Masjid Sunan Gunung Jati karena didirikan di bawah pemerintahan Sunan Gunung Jati.

Keunikan dari bangunan ibadah ini adalah pada saat salat Jumat, azan tidak hanya dikumandangkan oleh satu muazin, melainkan tujuh muazin untuk memanggil para jemaah.

4. Masjid Ampel

Bangunan ibadah yang juga terkenal dengan peninggalan sejarah ini terletak di daerah Ampel. Bangunan ini didirikan oleh Raden Rahmat yang dikenal dengan kepandaiannya terhadap ilmu agama.

Tempat ibadah ini didirikan dengan kayu jati yang didatangkan dari beberapa wilayah di Jawa Timur, tidak heran jika Masjid Ampel sangat kokoh. Layaknya masjid pada umumnya, bangunan ini juga terawat dan terjaga kebersihannya.

Selain sebagai tempat ibadah, bangunan ini juga kerap dikunjungi sebagai destinasi wisata religi oleh wisatawan lokal maupun mancanegara.

5. Menara Kudus

Bangunan ibadah yang sangat populer di wilayah Kudus adalah Masjid Menara Kudus. Nama sebenarnya dari bangunan ini adalah Al-Aqsha Manarat Kudus. Pemberian nama oleh Sunan Kudus ini menggambarkan kerinduannya terhadap tanah kelahirannya di Palestina, maka bangunan ini diberi nama Menara Kudus.

Jika dilihat dari arsitektur bangunannya yang didominasi dengan simbol-simbol agama Hindu dan Budhha, bangunan ibadah umat Islam ini menjadi simbol toleransi di Tanah Jawa. Sempatkan untuk melaksanakan salat di tempat ibadah ini saat berkunjung ke Kudus.

Advertisement