
JAKARTA – Wartawan senior Parni Hadi kembali meluncurkan buku keduanya Upaya Bangun Hidup Sehat #Semangat75 di tahun 2023 ini. Diluncurkan di gedung Dewan Pers Jakarta, Kamis (26/10/2023).
Berformat tidak seperti biasanya, karena buku ini tidak hanya bercerita melalui kata-kata dalam tulisan namun menggunakan elemen lainnya seperti audio dan video. Buku audiovisutorial ini merangkum perjalanan kreatif menggugah keseharian dari Parni Hadi dengan usia #Semangat75.
“Menua dan menerima konsekuensinya. Berdamai, mensyukuri apa yang telah, sedang dan akan terjadi. Sesuai kemampuan, saya terus coba bergerak. Gerak adalah tanda kehidupan. Sesuai “passion”, berpikir, membaca dan menulis adalah gerak utama dan pertama saya. Buah atau hasil pemikiran dan bacaan, saya tulis dan aplikasikan demi kebahagiaan sesama makhluk Allah. ” ungkap Parni Hadi.
Dimulai dari pengambilan gambar dalam setiap kegiatan Parni Hadi, kemudian membuat narasi, hingga editing sampai publishing semuanya bergerak, seperti mengumpulkan kepingan puzzle yang berserakan hingga disatukan dalam sebuah karya baru berbentuk audiovisutorial.
Menikmati buku audiovisutorial ini cukuplah mudah, Anda tinggal menscan barcode yang ada di dalam buku dengan Google Lens melalui Handphone android atau dengan kamera biasa melalui handphone Iphone, kemudian code tersebut akan mengkonversi menjadi sebuah video yang bisa dilihat dan dinikmati. Sebuah pengalaman yang memadukan antara elemen audio, visual, dan kata-kata. Hal tersebut dilakukan guna menciptakan kesan yang mendalam dan multisensorik dalam sebuah karya.
Pada intinya, buku audiovisutorial ini merupakan cara baru dan kreatif dalam mengapresiasi sebuah karya Parni Hadi yang sudah berpuluh tahun menyelami dalam dunia tulis menulis dan juga jurnalistik. Hal ini memungkinkan kita untuk menjelajahi makna dan cerita dalam berbagai dimensi.
Direktur Digdaya Publika sebagai penerbit buku, Herdiansah mengatakan usia emas itu diyakini pun harus ada jam terbang, siap diteruskan untuk generasi muda.
“Dan semangat 75 tahun saya renung-renung dalam membaca buku Audiovisutorial ini ternyata Parni Hadi menyampaikan panduan kepada kami, tulus dalam beramanah jauhi semua hal yang tidak berkenan lihat semua kebaikan yang dilakukan,” ucap Herdiansah.
“Manfaatkan semua kesempatan sebelum datang kesempitan, 75 tahun menjadikan ikhtiar kepada kami, mudah-mudahan bisa meluncurkan buku audio visutorial kedua atau pun ketiga,” sambungnya.
“Saya menyebut buku klasik, yaitu asik dan elekronik bukan klenik. Kita juga tidak harus capek, tinggal mencsan saja qr codenya kemudian akan berubah ke video. Ini sudah bisa digunakan lewat android maupun ios,” sambung Herdi.
Dengan pengalaman baru seperti ini, bahwa tidak hanya karya tulis menulis saja yang disajikan namun dipadukan dengan elemen lainnya membuktikan sebuah karya yang tidak boleh pernah berhenti berkembang dan dapat menginspirasi.
Dengan total 75 cerita menginspirasi, buku ini melebur menjadi kata, gerak rasa dan olah rasa sehingga menjadikan buku audiovisutorial ini menjadi sebuah #semangat75 di tengah digitalisasi yang terus menggempur dalam sendi kehidupan.
Semoga buku audiovisutorial ini dapat dinikmati bersama kerabat, dan handai taulan.




