
GAZA – Israel disebut melakukan pengeboman besar-besaran di Gaza Selatan sejak berakhirnya masa gencatan senjata dan mengakibatkan banyak anak meninggal.
“Ini pengeboman perang terparah saat ini di Gaza selatan. Saya melihat begitu banyak korban anak-anak,” kata juru bicara badan PBB untuk urusan anak-anak (UNICEF) James Elder, pada Minggu (3/12), dilansir Anadolu Agency.
Elder menambahkan jika pihaknya telah kehabisan cara untuk menggambarkan betapa mengerkannya kondisi anak-anak di Jalur Gaza.
“Saya merasa seperti hampir gagal dalam kapasitas untuk menyampaikan tentang pembantaian terhadap anak-anak yang tiada henti di sini,” katanya.
Diketahui sedikitnya 509 warga Palestina tewas dan 1.316 lainnya terluka akibat serangan udara Israel sejak Jumat, sebagaimana data yang dikeluarkan Kementerian Kesehatan Gaza.




