Israel Bombardir Gaza Selatan, Korban Tewas Banyak Anak-anak

Masyarakat di Kota Rafah di Jalur Gaza bagian selatan pada Kamis (12/10/2023), membantu upaya penyelamatan para korban rentetan serangan udara Israel. (Foto: ANTARA/Khaled Omar/Xinhua/tm)

GAZA – Israel disebut melakukan pengeboman besar-besaran di Gaza Selatan sejak berakhirnya masa gencatan senjata dan mengakibatkan banyak anak meninggal.

“Ini pengeboman perang terparah saat ini di Gaza selatan. Saya melihat begitu banyak korban anak-anak,” kata juru bicara badan PBB untuk urusan anak-anak (UNICEF) James Elder, pada Minggu (3/12), dilansir Anadolu Agency.

Elder menambahkan jika pihaknya telah kehabisan cara untuk menggambarkan betapa mengerkannya kondisi anak-anak di Jalur Gaza.

“Saya merasa seperti hampir gagal dalam kapasitas untuk menyampaikan tentang pembantaian terhadap anak-anak yang tiada henti di sini,” katanya.

Diketahui sedikitnya 509 warga Palestina tewas dan 1.316 lainnya terluka akibat serangan udara Israel sejak Jumat, sebagaimana data yang dikeluarkan Kementerian Kesehatan Gaza.

Advertisement