Program Infaq ‘Sehari Seribu’ BAZ Yogyakarta Berganti Nama

Zakat
Ilustrasi/ Foto: Zakatsedekah.com

YOGYAKARTA – Program pengumpulan infak Badan Amil Zakat Nasional (BAZ) Yogyakarta “One Day One Thousand” diperbarui menjadi program S2 atau “Sedino Sewu” agar lebih bernuansa Yogyakarta.

Koordinator Bidang Pungutan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Yogyakarta, Deni Riani, Senin (6/6/2016) mengatakan alasannya.

“Agar lebih bernuansa Yogyakarta, maka program One Day One Thousand (ODOT) diganti menjadi Sedino Sewu atau sehari seribu sejak Mei,” katanya, dikutip dari Antara.

Namun meskipun berganti nama, menurutnya program S2 tetap memanfaatkan pola ODOT untuk mengumpulkan infak dari masyarakat yaitu dengan mendistribusikan kaleng yang kemudian digunakan layaknya celengan dan diisi uang Rp1.000 per hari.

“Kegiatan ini menjadi bagian dari program edukasi mengenai infak dan sedekah ke masyarakat,” katanya.

Kaleng infaq didistribusikan ke warga oleh tim BAZ, tetapi jika ada warga yang tidak atau belum kebagian, dan ingin berpartisipasi untuk infaq, bisa langsung meminta kaleng S2 ke Baznas Kota Yogyakarta. Nantinya, panitia akan mencatat data warga dan mengambil uang yang terkumpul secara rutin.

Setiap kaleng bisa digunakan untuk menyimpan uang hingga Rp200.000, namun rata-rata terisi sekitar Rp100.000 per kaleng.

Perubahan nama ini diyakini tidak akan memperngaruhni program ODOT. “Namanya saja yang berubah, namun sebenarnya program tersebut tetap sama. Pengambilan dana tetap dilakukan secara rutin,” katanya.

Sejak digulirkan pertama kali pada Oktober 2015, Baznas Kota Yogyakarta mampu mengumpulkan dana dari program tersebut sebesar Rp3,5 juta hingga Rp4 juta per bulan.

“Untuk program S2, kami sudah menyiapkan 100 kaleng namun baru ada 25 kaleng yang terdistribusi. Ada kendala dari sisi tenaga sehingga belum bisa mendistribusikan kaleng ke warga,” katanya.

Sebetulnya, berdasarkan penghitungan Baznas Kota Yogyakarta, potensi infak dari masyarakat bisa mencapai sekitar Rp1,5 miliar per bulan atau sekitar Rp18 miliar setiap tahunnya.

Seluruh dana yang terkumpul dari program tersebut akan digunakan untuk berbagai kegitan yang menjadi program unggulan Baznas Kota Yogyakarta seperti Jogja Taqwa, Jogja Cerdas, Jogja Sejahtera dan Jogja Peduli.

Advertisement