YOGYAKARTA – Sinergi antara Dompet Dhuafa dan PT Victus Nobis Asia dan PT Agrinesia mampu menjalankan Program Telur Ayam Bahagia yang menjadi salah satu solusi untuk menanggulangi isu stunting di Indonesia.
Program ini berjalan dengan konsep budi daya ayam petelur yang mengedepankan kesejahteraan hewan atau animal welfare. Kesejahteraan ayam yang dimaksud adalah menternakkan ayam dengan sistem umbaran dan memberikan pakan berkualitas agar menghasilkan telur ayam yang kaya akan omega.
Selain sebagai upaya untuk mengentaskan stunting, Program Telur Ayam Bahagia juga berperan sebagai program pemberdayaan ekonomi perempuan. Dua Kelompok Wanita Tani (KWT) di Sleman, Yogyakarta menjadi lembaga yang menjalankan program pemberdayaan ini. Mereka adalah KWT Rukun Makmur dan KWT Mekar yang berbasis di Sleman.
Acara launching Program Telur Ayam Bahagia sendiri dihelat pada Kamis (28/12/2023), di KWT Mekar Jamblangan, Dusun Jamblangan, Margomulyo, Seyegan, Sleman, Yogyakarta.
“Dompet Dhuafa menghaturkan terima kasih sebesar-besarnya untuk PT Agrinesia dan PT Victus Nobis Asia yang telah berkolaborasi dengan Dompet Dhuafa untuk menggulirkan program pemberdayaan perempuan, dalam hal ini Program Ayam Bahagia,” tutur GM Pengembangan Ekonomi dan Kemandirian Dompet Dhuafa, Udhi Tri Kurniawan.
Udhi juga menjelaskan bahwa Program Telur Ayam Bahagia memiliki dua tujuan utama, yakni turunnya angka stunting dan ekonomi yang menguat di kalangan penerima manfaat.
Dia mengatakan, Dompet Dhuafa berharap, dengan program ini maka setidaknya ada dua hal yang ingin dicapai. Pertama adalah dukungan Dompet Dhuafa dalam upaya pengurangan angka stunting. Yakni dengan menghasilkan atau membuat produk protein hewani dalam bentuk telur yang secara nutrisi kandungan gizi itu sangat tinggi, sehingga efektif untuk membuat balita, terutama, memiliki ketercukupan gizi yang baik.
“Kedua, kami berharap secara efektif memberikan dampak ekonomi yang kuat bagi penerima manfaat,” kata Udhi, dilansir dompetdhuafa.org.





